11 Kelompok Budidaya Ikan Mentawai Terima Bantuan Hibah

Sekretaris Dinas Perikanan Mentawai, Akmaluddin mengatakan, tahun 2017 ini ada 1 1 kelompok budidaya ikan air tawar yang akan menerima bantuan dana hibah berupa 20 unit alat pengelolahan ikan. Selain itu, juga akan diberikan bantuan berupa benih ikan air tawar sebanyak 56.000 ekor, pakan ikan 6 ton. Keramba Jaring Apung (KJA) 2 unit dan Unit Pembenihan Rakyat (UPR) sebanyak 2 unit.

“Tahun ada 1 1 kelompok budidaya ikan air tawar yang akan mendapatkan bantuan hibah. Ke-11 nya sudah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)” kata Akmaluddin kepada Haluan, Rabu (1/3) di ruang kerjanya.

Kelompok yang menerima bantuan tersebut diantaranya Kelompok Gurukna, Kelompok Laggi-laggi, Kelompok Kere’Baga dan Kelompok Pupu-lik. Empat kelompok ini berada di Dusun Bose, Desa Sikabaluan. Kecamatan Siberut Utara masing-masing kelompok ini mendapat 5 unit alat pengelolahan.
Kemudian Kelompok Has-aleg Ibara dan Sigulug Baga masing-masing mendapatkan 1 unit Keramba Jaring Apung (KJA), kelompok ini berada di Desa Saliguma, Kecamatan Siberut Tengah.

“Selanjutnya Kelompok Tonembaga yang berada Desa Matotonan, Kecamatan Siberut Selatan dan Kelompok Simakakra yang berada di Desa Muntci. Kecamatan Siberut Selatan. Masing-masing mendapatkan 1 unit Unit Pembenihan Rakyat (UPR),” lanjutnya.

Tiga kelompok lainnya berada di Kecamatan Sipora Utara mendapatkan benih ikan air tawar diantaranya Kelompok Kerek Bagadan, Kelompok Ulam Sari di Desa Sipora Jaya, masing-masing Kelompok ini mendapat 22.000 dan 2 ton pakan. Kemudian Kelompok Haical di Desa Tuapejat mendapatkan 12.000 benih ikan dan 2 ton pakan.

Ia mengatakan, masing-masing kelompok budidaya ikan air tawar tersebut beranggotakan minimal 10 orang yang terdiri dari ketua, sekretaris dan anggota. Ia berharap kelompok yang menerima bantuan tersebut bisa memanfaatkan dan mengembangkan usaha dengan baik, sehingga bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Mentawai.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *