Chandra Ekajaya Pengusaha Sukses Peraih Penghargaan Young Entrpeneur

Dok.Pengusaha Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya merupakan salah satu pengusaha muda sukses di Indonesia. Saat ini umurnya baru saja menginjak kepala 3, namun kesuksesan dan pengalaman dirinya di dunia bisnis udah tidak bisa diragukan lagi. Chandra Ekajaya memiliki beberapa bisnis yang sukses di Indonesia antara lain bisnis fashion, bisnis property dan bisnis kuliner.

Dok.Chandra Ekajaya

Dari ketiga jenis bisnis tersebut Chandra Ekajaya masuk dalam pengusaha muda sukses dengan pendapatan perbulan bisa mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Kegigihanya mengembangkan bisnis memang sudah ada sejak masa remaja. Chandra Ekajaya saat remaja sudah giat mencoba beraneka ragam bisnis. Sewaktu SMP dirinya pernah berjualan makana ringan di sekolah, waktu SMA dirinya juga pernah mencoba bisnis fashion berjualan baju, tas dan sepatu yang mengantarkan dirinya memilki brand fashion ternama Indonesia.

Dok.Chandra Ekajaya

Menurut Chandra Ekajaya bisnis seperti jalan hidupnya, dirinya lahir bukan dari golongan orang kaya raya dan mudah untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Chandra Ekajaya harus mengumpulkan uang sendiri untuk biaya jajan dan keperluan pribadinya karena orang tuanya hanya bisa mencukupoi kebutuhan sekolah dan makan sehari-hari.

Namun dari background kehidupan seperti itulah Chandra Ekajaya menjadi sosok yang bertanggung jawab dan juga pekerja keras. Sifatnya inilah yang mengantarkan dirinya sukses menapaki jalan bisnis. Bahkan pada tahun 2010 dirinya dinobatkan sebagai Young Entrepeneur Indonesia, pencapaian ini bukan penghargaan sembarangan. Penghargaan ini menunjukan eksistensi dan kesuksesan yang sudah didapat walaupun umumrnya masih terbilang muda bagi pengusaha yang sukses sampai seperti itu.

Menjadi pengusaha sukses juga tidak membuat Chandra Ekajaya sombong dan tidak peduli dengan orang lain. Jiwa sosila Chandra Ekajaya sangat tinggi, bahkan setiap bulanya dirinya selalu membuat acara amal untuk menyantuni masyarakat kekurangan dan anak yatim piatu. Dirinya juga mendirikan yayasan Kasih Chandra sebagai wadah organisasi sosial yang bergerak dalam untuk menyekolahkan anak-anak terlantar dan yatim piatu serta memberikan modal dan pelatihan kerja bagi para masyrakat yang ingin mengembangkan bisnis secara mandiri.

Yohanes Eka Jaya Chandra Kritik Kondisi Jalan Nasional

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

 

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Yohanes Eka Jaya Chandra mengkritik kondisi jalan nasional yang rusak parah. Kondisi jalan yang rusak dapat mengganggu perekonomian masyarakat. Bukan hanya mengganggu perekonomian namun jalan yang rusak akan membuat mobilisasi perekonomian warga tersendat.

Kerusakan jalanyang terjadi banyak diakibatkan oleh buruknya pembuatan kualitas jalan yang baru dibangun cepat hancur. Kondisi tersebut diduga akibat rendahnya kualitas hasil pembangunan yang dilaksanakan pengusaha yang bekerja sama dengan pemerintah.

“Kerusakan jalan nasional tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat. Tapi juga menyebabkan kecelakaan lalu lintas dna mengakibtkan korban jiwa,” ujar Yohanes Eka Jaya Chandra.

Dengan keadaan jalan yang rusak juga akan membuat citra dari daerah tersebut juga akan jelek. Bahkan ada beberapa daerah di Indonesia yang kondisi jalanya rusak parah mendapat julukan wisata jeglongan dari para warga yang sempat viral di media sosial.

Dok.Yohanes Eka Jaya Chandra

Yohanes Eka Jaya Chandra menyatakan dalam perjalananya di beberapa daerah di pulau jawa saja, kondisi jalan nasional sebagian besar rusak berat sehingga dikeluhkan masyarakat. Kerusakan jalan nasional telah berdampak negatif terhadap daerah tersebut, Salah satu citra buruk yang akan didapat oleh bupati . Bupati akan dianggap tidak bekerja oleh masyarakat dan akhirnya di-bully di media sosial. Padahal, perbaikan jalan nasional bukanlah kewenangan pemerintah kabupaten melainkan oleh PU.

Yohanes Eka Jaya Chandra juga menghimbau kepada pemerintah pusat yang berwenang  untuk segera menyelesaikan masalah ini. Bukan tanpa alasan jika hal semacam ini akan berlarut larut akan merugikan masyarakat dan juga citra pemerintah juga yang akan tercoreng.

“ bukan hanya pemerintah yang dirugikan, tapi juga masyarakat secara umumnya” ujar Yohanes Eka Jaya Chandra.

Setelah dikonfirmasi oleh Yohanes Eka Jaya Chandra, pemerintah yang berwenang menyebutkan bahwa kerusakan jalan yang terjadi masih diupayakn diperbaiki secara terus, kondisi alam juga menyebabkan perbaikan jalan sedikit mengalami keterlambatan.

Pemerintah telah menggelontorkan anggaran untuk perbaikan jalan sebesar Rp 100 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk perbaikan beberapa ruas jalan nasional yang rusak. Kegiatan perbaikan jalan sendiri dilakukan Balai Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR.

Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya - Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya 300x150 - Chandra EkajayaChandra ekajaya merupakan sosok yang sangat dicari terutama saat orang tersebut kedapatan berbuat curang terhadap rekanya yang bernama ediyosfi yang disinyalir merupakan kawan dia dalam usaha perampokan. Namun perbuatan tersebut nyatanya merupakan kong kalikong fitnah orang- orang dalam. Chandra ekajaya memiliki sesuatu yang seharusnya menjadi alibi yang jelas apalagi saat dianggap dia bekerja sama dengan ediyosfi.

Ediyosfi meskipun merupakan rekan yang selalu bersama Chandra ekajaya namun mereka terpisah dalam hal berpendapat. Tidak hanya itu pandangan mereka juga berbeda masalah bagaimana perusahaan memiliki visi dan misi yang dijalankan. Chandra ekajaya masih dianggap sebagai seorang yang bertannggung jawab dalam adanya kehilangan uang ini.

Uang operasional diambil oleh ediyosfi yang merupakan rekan Chandra ekajaya. Ini sungguh sangat memalukan karena uang yang ada pada perusahaan tersebut merupakan uang yang dialirkan untuk operasional distribusi migas.

Minyak dan gas yang digunakan di perusahaan tersebut nyatanya merupakan uang yang sudah dianggarkan oleh perusahaan pertamini yang berada di wilayah sekitar kabupaten boakboak. Di kabupaten ini Chandra dan ediyosfi bergabung dalam sebuah andak perusahaan yang didirikan oleh sultan batuboak. Chandra ekajaya sekarang menjadi buron karena fitnah yang terjadi saat ini.

Mereka berdua sedang dalam daftar buruan sultan batuboak. Namun perlu digaris bawhai bahwa Chandra ekajaya bukanlah orang yang slah seratus persen. Sebenarnya Chandra ekajaya juga tidak memakan uang dari hasil perampokan perusahaan. Secara kasar ini dianggap sebagai sebuah perampokan dana operasional, ya sebenarnya ini adalah penggelapan uang tingkat dewa.

Penggelapan dana operasional yang dilakukan oleh dua orang ini adalah sudah jelas. Namun tidak ada yang tahu bagaimana proses terjadinya oenggelapan uang ini.

Sampai saat ini belum ada kejelasan tentang kejadian tersebut oleh dua orang pelaku tersebut. Mungkin besok akan ada kejelasan yang lain yang akan diklarifikasi oleh dua orang ini.

Chandra Ekajaya Bukan Dalang

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Minyak merupakan sector penting didesa sukasek, ya sektor minyak menjadi begitu krusial tatkala desa ini memiliki rata-rata sawit menjadi mata pencaharian  penduduk. Orang sudah tahu bahwa darisektor sawit kita bisa maju dan menggalang kekayaan yang sebesar- besarnya. Namun perlu diketahui bahwa sekarang ini sedang terjadi polemik yang menjadi bahan untuk menurunkan nilai dari seorang Chandra Ekajaya.

Dia sudah dianggap sebagai dalang perkara minyak ini. Awalnya memang Chandra Ekajaya menjadi seorang pemimpin yang baik, bahkan sampai saat ini. Dia sudah dianggap sebagai seorang  yang mengangkat drajat warga sekitar desa dengan minyak. Minyak sawit menjadi pilihan utama yang siap dijadikan sebuah kemajuan.

Dok.Chandra Ekajaya

Yang terjadi di desa akhir-akhir ini yaitu kericuhan disebabkan oleh oknum yang melakukan sabotase minyak dari desa tetangga.  Ini menjadi polemic baru, polemic yang bertentangan dengan apa yang telah Chandra Ekajaya perbuat sampai saat ini.

Bagaikan kacang yang lupa kulitnya seolah Chandra Ekajaya dituduh sebagai dalang. Memang dia yang melakukan kebijakan tapi oknum memanfaatkanya dengan cara melakukan sbotase yang menjadikan omset sawit turun dan membuat para petani susah untuk mendapatakan keuntungan yang banyak. Chandra Ekajaya mengetahui hal tersebut namun beliau sepenuhnya tidak membnearkan diri. Alih alih membenarkan diri dia malah membuat  pernyataan seolah dia adalah dalangnya. Doa yang membuat nilai daripada sawit turun. Dia yang membuat sabotase sawit dari desa sebelah terjadi begitu saja.

Ini adalah sebuah pembelajaran baru baginya, bahwa kita tidak boleh asal percaya kepada seseorang. Kita tidak boleh untuk memberikan sesuatu akses yang luar biasa yang digunakan orang lain tanpa kita percaya sepenuhnya. Inilah pelajaran yang bisa diambil oleh kita.

Chandra Ekajaya Cara Ternak Gelatik

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya yang merupakan seorang penggemar unggas khususnya burung oceh-ocehan  merupakan salah satu orang yang sukses dalam beternak burung gelatik. Beternak Burung Gelatik tergolong lebih mudah daripada burung ocehan lainnya. Prospek budidaya Burung Gelatik saat ini cukup menguntungkan, hal ini karena populasi burung jenis ini yang semakin langka. Kunci utama dari keberhasilan budidaya burung Gelatik ini adalah keseriusan dan ketelatenan.

Untuk ukuran kandang seperti kepunyaan Chandra Ekajaya ialah berukuran 30 cm x 40 cm untuk setiap pasangnya. Bahan yang dapat anda gunakan untuk membuat kandang adalah kerangka besi atau kerangka kayu. Kemudian ditutup dengan menggunakan kawat kasa berukuran 1 cm x 1 cm. Atapnya dapat menggunakan asbes, seng, genting atau tripleks. Agar sinar matahari dapat masuk ke dalam kandang dengan maksimal, disarankan untuk menggunakan kawat kasa. Sinar yang masuk dimanfaatkan untuk berjemur usai burung mandi, sebab burung ini suka membasahi bulunya dengan air.

Dok.Chandra Ekajaya

Untuk memulai pemaparan cara beternak gelatik, menurut Chandra Ekajaya  ada beberapa hal yang harus dipersiapkan secara benar. Salah satunya adalah pemilihan calon induk. Agar penangkaran dapat berhasil dengan baik, maka penentuan induk sebagai F1 harus juga yang benar-benar terbaik. Dalam menentukan induk tersebut pengetahuan dasar tentang jenis kelamin, tingkah laku, dan umur burung akan sangat berperan. Jika dapat mendapatkan indukan yang bagus tentunya upaya penangkaran dapat berjalan dengan maksimal.

Indukan yang baik tentunya berasal dari burung yang baik juga. Umumnya burung yang baik tersebut dapat diperoleh dari penangkar yang sudah sukses. Harus diketahui pula bahwa kesuburan, warna, dan hal lainnya yang bersifat genetis diturunkan dari induk ke anaknya sehingga dari induk yang baik akan dapat diperoleh anakan yang baik pula. Dari induk seperti ini kita sudah mendapatkan 50% keberhasilan. Sisanya tergantung bagaimana cara kita merawatnya kata Chandra Ekajaya.

Biografi Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya seorang petani yang gigih menggarap sawah, sebuah pekerjaan yang digelutinya sesuai dengan hobi yang ia tekuni. Chandra Ekajaya menyelesaikan pendidikan sampai di perguruan tinggi dibiayai oleh ayah ibunya yang merupakan pabrik .
Meski tidak tamat kuliah, Chandra Ekajaya memiliki motivasi besar untuk sukses dalam dunia bisnis.  Pada saat itu dia merasakan kesulitan setiap habis bulan Kepribadian Chandra Ekajaya terbentuk di Malang, Jawa Timur, akibat pergaulannya yang sangat bermanfaat dalam kehidupannya.Chandra Ekajaya memiliki  punya banyak  kawan orang Malang asli, dimana dialeknya yang khas dan akrab membuatnya betah dan akhirnya memiliki bisnis yang kini telah sukses.

Dok.Chandra Ekajaya

Selama tinggal di Malang, dia mengalami banyak hal yang menyenangkan dan sebaliknya.Chandra Ekajaya menetap di Malang cukup lama yaitu hingga tahun 2000. Saat itu, dia sempat tidak aktif kuliah sekitar delapan bulan. Tahun 2000 pun, dia hampir drop out (gugur kuliah), akibat terlanjur senang berlatih bulutangkis. Dia pun kadang-kadang lupa kuliah karena asyik latihan bulutangkis. Akhirnya,Chandra Ekajaya pun berpikir dan bertanya dalam diri sendiri: “Saya ke Suraba-ya belajar karate atau kuliah.” Dia sadar bahwa ke Malang bukan untuk karate, tapi untuk kuliah. Chandra Ekajaya segera sadar dan gagal kuliah di tahun 1999. Tak berhasil menyabet gelar sarjana Chandra Ekajaya menjalani masa percobaan enam bulan di Semarang, tetapi dilaluinya hanya tiga bulan. Dia masuk Perjan kerja sebagai penjaga warnet, kemudian dia mengawali karir di Malang, lalu ke Malang, Jember, Medan, Bandung, Padang sampai menjadi  pemilik usaha. Kini ia dikenal sukses lewat bisnis yang ditekuninya yaitu You And Me (Fashion) dan Q Pizza (Kuliner), ia meyakini bahwa bisnis tersebut sangatlah sukses dan mampu memberikan sumbangsih untuk menekan laju pengangguran di tanah air.  Kini, Chandra Ekajaya kerap mengisi seminar bisnis untuk memotivasi bisnis tersebut kepada para generasi muda yang memiliki passion dalam melakoni dunia wirausaha.

Skandal Rumah Kentang Menghebohkan Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Rumah kentang booming dan terkenal ketika muncul film horror 2012 yang mengangkat kisah tentang rumah kentang dari misteri sampai skandal yang terjadi. Film tersebut yang dibintangi oleh artis papan atas Indonesia sempat menggegerkan masyarakat Indonesia tak terkecuali Chandra Ekajaya.

Dok.Chandra Ekajaya

Rumah Kentang sendiri sepertinya memang menyimpan seribu misteri dan skandal yang belum terpecahkan sampai sekarang. Meskipun keadaan rumah seperti rumah pada umumnya yang nampak bersih di siang hari dan terawat, namun jika malam datang suasananya seketika berubah dengan drastis. terkadang dari dalam rumah muncul aroma kentang rebus atau sering terdengar suara tangis anak kecil.

Menurut Chandra Ekajaya, rumor dan isu yang muncul di rumah tersebut pernah terjadi suatu kejadian yang mengenaskan.Ceritanya ada seorang anak kecil yang terjatuh dalam kuali perebus yang sedang digunakan untuk merebus kentang. Namun yang anehnya anak tersebut tidak diketahui dimana sekarang dan bagaimana kondisinya.

Dok.Chandra Ekajaya

Namun selain versi tersebut ada versi lain tentang asal usul keangkeran dari rumah kentang tersebut. Ceritanya terdapat anak kecil yang nakal, karena tidak tahan dengan kenakalan sang anak, pembantu dirumah tersebut suatu ketika sedang memasak kentang di kuali yang besar, kemudian lalu menjatuhkan anak itu ke dalam kuali dan memotongnya untuk dihidangkan dalam acara pesta dirumah itu. Namun orang tua dari anak tersebut tidak mengetahui yang dihidangkan tersebut adalah anaknya Seketika itu lalu orang tuanya memakan daging anaknya sendiri.

Awalnya Chandra Ekajaya belum dna tidka mempercayai hal tersebut. Namun suatu ketika akibat penasaran dirinya memberanikan diri tengah malam melewati kawasan rumah dan berhenti di depan rumah. Seketika bulu kuduknya merinding dan dari dalam rumah tersebut terdengar suara anakn minta tolong dan sedang menangis. Karena mendengar suara tersebut Chandra Ekajaya pun bergegas meninggalkan rumah tersebut.

“ saya tadinya tidka percaya, namun setelah mengunjungi rumah tersebut ternyata hal tersebut benar – benar terjadi” ujar Chandra Ekajaya.

Sampai sekarang misteri dan skandal rumah kentang tersebut masih menjadi misteri. Namun bagi orang yang belum pernah mengalami pasti akan menganggap hal ini hanya lelucon dan berbeda dengan orang yang sudah mengalami kejadian mistis di sana pasti menganggap hal tersebut benar adanya. Untuk menikmati cerita dan berita skandal lainya yang lebih menarik dan heboh kunjungi link Kado Valentine Romantis.

Silahkan Baca Lebih Dalam Tentang Pengusaha Chandra Ekajaya Sukses!!

Menteri Yohanes Chandra Ekajaya Dorong Pertumbuhan UKM di Indonesia Dengan Internet

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Menteri Chandra Ekajaya ternyata memberikan apresiasi dan perhatian lebih atas perkembangan usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia. Hal ini ditujukan dengan pemberian akses langsung serta menjalin komunikasi intens dengan beberapa sponsor atau orang yang berkepentingan agar semakin memperluar jaringan pemasaran, produksi UKM di Indonesia.

Menteri Chandra Ekajaya mengungkapkan, bahwa sudah menjadi tanggung jawab bagi dirinya dan pemerintahan untuk ikut aktif berperan dalam menumbuhkan serta mengembangkan perekonomian masyarakat kecil khususnya UKM. Terlebih, Khususnya dengan memberikan inovasi pemanfaatan teknologi internet sebagai media pemasaran dna perluasan pemasaran produk.

“Di zaman yang serba digital ini semua akses menjadi lebih mudah dna juga cepat. Pemanfaatan media internet sebagai sarana pemasaran produk harus mulai ditingkatkan. Hal ini merupakan peluang bagi para pebisnis untuk semakin memperluas jaringan pemasaran mereka,”  ujar Menteri Chandra Ekajaya.

Dok.Chandra Ekajaya

Menteri Yohanes Chandra Ekajay juga memberikan pandangan tentang pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yang semakin tumbuh dengan pesat, data dari KOMINFO hampir 19 persen per tahun pertumbuhan Internet yang ada di Indonesia.dan yang lebih menggembirakan sebagian besar pengguna internet adalah pelaku bisnis dan jugac UKM. Dari data yang ada  hampir 10 persen dari 57 juta UKM telah menggunakan internet.

Kemudahan yang diberikan dalam membuka dan memperluas bisnis di Internet merupakan keunggulan tersendiri. Mulai dari profil usaha hingga lokasi toko bahkan produk apa yang dijual sudah tersedia. Banyak sekali website yang bisa digunakan sebagai media pemasaran, tinggal bagaimana penjual mau mengoptimalkan hal tersebut.

“sekarang fasilitas internet sudah tersedia dan mudah dipahami bagi pelaku UKM. Sehingga penjualan mereka bisa meningkat dan mendapatkan keuntungan yang besar,” ujar Menteri Yohanes Chandra Ekajaya.

Tapi Menteri Yohanes Chandra Ekajaya memberikan wejangan bahwa penggunaan media internet sebagai media pemasaran produk juga harus diperhatikan oleh para peengguna (penjuak) dan juga yang menggunakan (pembeli). Jangan sampai penjual mengecewakan pembeli, dan juga pembeli juga harus berhati-hati dan selektif ketika akan membeli produk secara online.

Yohanes Chandra Ekajaya KritikĀ  Lirik Lagu Ganteng-Ganteng SWAG Kayak Jamban!

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai seorang kritikus musik yang kerap menulis berbagai macam review musiknya di blog pribadinya. Di tengah kondisi musik Indonesia yang sedang menurun, terutama hadirnya para musisi yang menghamba pada pasar membuat seorang lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut risih dan mengkritik habis-habisan industri musik di tanah air.

Nah baru-baru ini seorang rapper yang jadi bahan bully para netizen yaitu Young Lex menawarkan kepada para pendengarnya sebuah lagu rap berjudul GGS (Ganteng Ganteng SWAG). Dengan lirik yang panjang dan teknik vocal rap yang monoton membuat Chandra Ekajaya angkat bicara mengenai hal tersebut. “Gue liat lagu ini kayak jamban!” ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Ketika ditanya, ungkapan kasar dari Yohanes Chandra Ekajaya tersebut muncul karena lagu tersebut lebih baik jangan diperdengarkan kepada para generasi muda karena sangat tidak mendidik. Hujatan, gaya hidup tinggi, membuat rapper muda tersebut harus menerima kritikan keras. Meski sebenarnya kaya akan kritik, namun dasar atau fondasi lirik yang dibangun oleh Young Lex sangat kekanak-kanakan dan sama sekali tidak dewasa seperti halnya musisi lainnya.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

“Jika para pendengar aja suka dengan lagu itu, berarti ada yang salah dengan telinga para pendengarnya. Industri rekaman memang membuat segalanya harus didasari dengan uang dan keuntungan. Ahasil, mari kita dengarkan musik gamelan saja daripada dengerin lagu kayak gitu.” Ujar Yohanes Chandra Ekajaya kepada awak media.

We are ganteng ganteng swag Skinny24,younglex

Berawal youtuber cause Now we do it better rite!!

Fuck the hatters I still shinning bright!

Kita bukan serigala Tapi boleh dicoba (2x)

Verse Kemal : Ahmad kemal palevi (yoi)

gua ahmad kemal palevi Cita cita jadi haji (boom)

Cowok ganteng banyak sedikit prestasi

Mending gua mandiri dari stand up comedy

Anak pejabat negara sukanya bikin huru hara

Ganteng tapi apa guna jika masuk neraka

Sholat tak pernah dilakukan, mengaji selalu dilupakan

 Ganteng ganteng percuma kalo gak punya iman(boom 

Baca aja lirik lagunya, “lu nyanyiin di kamar mandi pasti bikin gak konsentrasi mandi deh.” Ungkap Yohanes Chandra Ekajaya ketika ditemui di rumahnya yang berada di kawasan hutan lindung, Cikotok.

Penulis: Chandra Ekajaya Brata

Editor : Chandra Ekajaya Sukun

Chandra Ekajaya Simpan Catatan Perang Akhir Zaman

Dok.catatan Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya yang terkenal sebagai Ki Sambarlangit, sang penyuka klenik, mistik, dan supranatural mendapatkan sebuah buku yang bersifat rahasia. Ia mendapatkan buku tersebut tanpa disangka-sangka. Saat membersihkan rumah, di loteng rumahnya ada sebuah buku tua yang berisi bahasa kuno. Beruntung pakar supranatural ini menguasai bahasa kuno.

Selain sebagai penyuka klenik, pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini juga menjadi seorang pengusaha yang sukses dalam bisnis distro You And Me serta bisnis Q Pizza. Makanya ia bisa meneliti buku yang didapatkannya secara misterius tanpa harus memikirkan tentang cara bertahan hidup. Karena ia sudah menjadi seorang pengusaha muda.

Dok.Chandra Ekajaya

Meskipun gagal dalam akademik, Chandra Ekajaya sangat ahli dan terampil dalam bidang filologi. Sehingga ia bisa membaca berbagai macam aksara. Setelah meniatkan diri untuk meneliti buku yang diperolehnya di loteng, ia mulai membaca buku tersebut. Ternyata isinya sangat di luar dugaan, sebab buku itu adalah catatan perang akhir zaman.

Permasalahannya adalah tahun-tahun yang disebutkan dalam buku itu belumlah terjadi. Sehingga bisa diduga bahwa peristiwa dan fenomena yang ditulis dalam buku tersebut merupakan kejadian yang akan terjadi di masa depan. Lelaki yang belum genap berusia 30 tahun ini sangat kaget karena mendapatkan informasi yang detil dari catatan perang akhir zaman.

Catatan perang akhir zaman. Entah Chandra Ekajaya harus bahagia atau senang karena mendapat informasi sedini ini. Tetapi ia lebih memikirkan nasib dari generasi ke depan, yaitu anak dan cucunya. Apakah mereka harus menghadapi peradaban yang begitu dangkal dan primitif, sehingga antar manusia saling memakan satu sama lain. Inilah yang menjadi keprihatinan dan polemik tersendiri dari hatinya.

Silahkan Baca Lebih Dalam Tentang Pengusaha Chandra Ekajaya Sukses!!