Chandra Ekajaya Pasca Kebakaran

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya melaporkan bahwa pasca terbakarnya Kantor Lurah Anduonohu, Kecamatan Poasia dan Kantor Lurah Wuawua beberapa waktu lalu, mengakibatkan pelayan masyarakat lumpuh total. Untuk mengantisipasinya, maka pelayanan dialihkan ke kantor camat masing-masing.

Camat Poasia, Yahya menjelaskan bahwa sesuai dengan instruksi Walikota Kendari Ir Asrun mengarahkan pemerintah dan pelayanan Kelurahan Andonohu dipindahkan di Kantor kecamatan Poasia. “Sesuai arahan Walikota Kendari, sehingga sejak kemarin itu pelayan dipindahkan di kantor kecamatan,” tuturnya.

Chandra Ekajaya menerangkan jika gedung PKK memenuhi syarat dan cukup resprentatif digunakan sebagai kantor sementara, untuk pelayanan administrasi masyarakat. “Masyarakat dihimbau untuk berurusan administrasi di kantor camat” tambahnya.

Dok.Chandra Ekajaya

Namun, untuk pelayan yang sifatnya mendesak, agar masyarakat bisa bersabar, karena semua fasilitas-fasilitas penunjang pembuatan administrasi telah habis terbakar tanpa sisa. “Seperti komputer, mesin ketik, sehingga apabila ada urusan mendesak agar masyarakat bisa bersabar” tuturnya.

Menurutnya, semua kegiatan rutin akan dialihkan di kantor Camat Poasia, sambil mempersiapkan gedung baru, mengingat kondisi gedung yang akan digunakan sebagai kantor lurah masih dalam proses pembersihan.

“Akan dialihkan semua kegiatan sambil menunggu kantor baru selesai dibersikan oleh semua staf Lurah dan camat” katanya.

Untuk memaksimalkan pelayanan, mengingat sarana dan prasarana sudah habis dilalap si jago merah, Yahya mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk meminjam pakai fasilitas yang dibutuhkan sebagai penunjang pelayan masyarakat.

“Saya dan pak lurah akan mengahadap kepada Sekda untuk solusi atas fasilitas-fasilitas yang sudah ikut terbakar,” tuturnya.

Sementara itu, Chandra Ekajaya menjelaskan bahwa Lurah Andonohu Irwan Idrus mengatakan sangat sedih dan menyayangkan tindakan yang sudah banyak membuat kerugian baik masyarakat maupun pemerintah sehingga tambahnya membuat lumpuh pelayanan.

“Kantor Kelurahan merupakan ujung tombak pelayan kepada Masyarakat, sehingga tindakan ini sangat merugikan semua pihak,” tutupnya.

Chandra Ekajaya Pengusaha Sukses Peraih Penghargaan Young Entrpeneur

Dok.Chandra Ekajaya

 

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya merupakan salah satu pengusaha muda sukses di Indonesia. Saat ini umurnya baru saja menginjak kepala 3, namun kesuksesan dan pengalaman dirinya di dunia bisnis udah tidak bisa diragukan lagi. Chandra Ekajaya memiliki beberapa bisnis yang sukses di Indonesia antara lain bisnis fashion, bisnis property dan bisnis kuliner.

Dari ketiga jenis bisnis tersebut Chandra Ekajaya masuk dalam pengusaha muda sukses dengan pendapatan perbulan bisa mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Kegigihanya mengembangkan bisnis memang sudah ada sejak masa remaja. Chandra Ekajaya saat remaja sudah giat mencoba beraneka ragam bisnis. Sewaktu SMP dirinya pernah berjualan makana ringan di sekolah, waktu SMA dirinya juga pernah mencoba bisnis fashion berjualan baju, tas dan sepatu yang mengantarkan dirinya memilki brand fashion ternama Indonesia.

Dok.Chandra Ekajaya

Menurut Chandra Ekajaya bisnis seperti jalan hidupnya, dirinya lahir bukan dari golongan orang kaya raya dan mudah untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Chandra Ekajaya harus mengumpulkan uang sendiri untuk biaya jajan dan keperluan pribadinya karena orang tuanya hanya bisa mencukupoi kebutuhan sekolah dan makan sehari-hari.

Namun dari background kehidupan seperti itulah Chandra Ekajaya menjadi sosok yang bertanggung jawab dan juga pekerja keras. Sifatnya inilah yang mengantarkan dirinya sukses menapaki jalan bisnis. Bahkan pada tahun 2010 dirinya dinobatkan sebagai Young Entrepeneur Indonesia, pencapaian ini bukan penghargaan sembarangan. Penghargaan ini menunjukan eksistensi dan kesuksesan yang sudah didapat walaupun umumrnya masih terbilang muda bagi pengusaha yang sukses sampai seperti itu.

Menjadi pengusaha sukses juga tidak membuat Chandra Ekajaya sombong dan tidak peduli dengan orang lain. Jiwa sosila Chandra Ekajaya sangat tinggi, bahkan setiap bulanya dirinya selalu membuat acara amal untuk menyantuni masyarakat kekurangan dan anak yatim piatu. Dirinya juga mendirikan yayasan Kasih Chandra sebagai wadah organisasi sosial yang bergerak dalam untuk menyekolahkan anak-anak terlantar dan yatim piatu serta memberikan modal dan pelatihan kerja bagi para masyrakat yang ingin mengembangkan bisnis secara mandiri.

Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya - Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya 300x150 - Chandra EkajayaChandra ekajaya merupakan sosok yang sangat dicari terutama saat orang tersebut kedapatan berbuat curang terhadap rekanya yang bernama ediyosfi yang disinyalir merupakan kawan dia dalam usaha perampokan. Namun perbuatan tersebut nyatanya merupakan kong kalikong fitnah orang- orang dalam. Chandra ekajaya memiliki sesuatu yang seharusnya menjadi alibi yang jelas apalagi saat dianggap dia bekerja sama dengan ediyosfi.

Ediyosfi meskipun merupakan rekan yang selalu bersama Chandra ekajaya namun mereka terpisah dalam hal berpendapat. Tidak hanya itu pandangan mereka juga berbeda masalah bagaimana perusahaan memiliki visi dan misi yang dijalankan. Chandra ekajaya masih dianggap sebagai seorang yang bertannggung jawab dalam adanya kehilangan uang ini.

Uang operasional diambil oleh ediyosfi yang merupakan rekan Chandra ekajaya. Ini sungguh sangat memalukan karena uang yang ada pada perusahaan tersebut merupakan uang yang dialirkan untuk operasional distribusi migas.

Minyak dan gas yang digunakan di perusahaan tersebut nyatanya merupakan uang yang sudah dianggarkan oleh perusahaan pertamini yang berada di wilayah sekitar kabupaten boakboak. Di kabupaten ini Chandra dan ediyosfi bergabung dalam sebuah andak perusahaan yang didirikan oleh sultan batuboak. Chandra ekajaya sekarang menjadi buron karena fitnah yang terjadi saat ini.

Mereka berdua sedang dalam daftar buruan sultan batuboak. Namun perlu digaris bawhai bahwa Chandra ekajaya bukanlah orang yang slah seratus persen. Sebenarnya Chandra ekajaya juga tidak memakan uang dari hasil perampokan perusahaan. Secara kasar ini dianggap sebagai sebuah perampokan dana operasional, ya sebenarnya ini adalah penggelapan uang tingkat dewa.

Penggelapan dana operasional yang dilakukan oleh dua orang ini adalah sudah jelas. Namun tidak ada yang tahu bagaimana proses terjadinya oenggelapan uang ini.

Sampai saat ini belum ada kejelasan tentang kejadian tersebut oleh dua orang pelaku tersebut. Mungkin besok akan ada kejelasan yang lain yang akan diklarifikasi oleh dua orang ini.

Chandra Ekajaya Bukan Dalang

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Minyak merupakan sector penting didesa sukasek, ya sektor minyak menjadi begitu krusial tatkala desa ini memiliki rata-rata sawit menjadi mata pencaharian  penduduk. Orang sudah tahu bahwa darisektor sawit kita bisa maju dan menggalang kekayaan yang sebesar- besarnya. Namun perlu diketahui bahwa sekarang ini sedang terjadi polemik yang menjadi bahan untuk menurunkan nilai dari seorang Chandra Ekajaya.

Dia sudah dianggap sebagai dalang perkara minyak ini. Awalnya memang Chandra Ekajaya menjadi seorang pemimpin yang baik, bahkan sampai saat ini. Dia sudah dianggap sebagai seorang  yang mengangkat drajat warga sekitar desa dengan minyak. Minyak sawit menjadi pilihan utama yang siap dijadikan sebuah kemajuan.

Dok.Chandra Ekajaya

Yang terjadi di desa akhir-akhir ini yaitu kericuhan disebabkan oleh oknum yang melakukan sabotase minyak dari desa tetangga.  Ini menjadi polemic baru, polemic yang bertentangan dengan apa yang telah Chandra Ekajaya perbuat sampai saat ini.

Bagaikan kacang yang lupa kulitnya seolah Chandra Ekajaya dituduh sebagai dalang. Memang dia yang melakukan kebijakan tapi oknum memanfaatkanya dengan cara melakukan sbotase yang menjadikan omset sawit turun dan membuat para petani susah untuk mendapatakan keuntungan yang banyak. Chandra Ekajaya mengetahui hal tersebut namun beliau sepenuhnya tidak membnearkan diri. Alih alih membenarkan diri dia malah membuat  pernyataan seolah dia adalah dalangnya. Doa yang membuat nilai daripada sawit turun. Dia yang membuat sabotase sawit dari desa sebelah terjadi begitu saja.

Ini adalah sebuah pembelajaran baru baginya, bahwa kita tidak boleh asal percaya kepada seseorang. Kita tidak boleh untuk memberikan sesuatu akses yang luar biasa yang digunakan orang lain tanpa kita percaya sepenuhnya. Inilah pelajaran yang bisa diambil oleh kita.

Biografi Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya seorang petani yang gigih menggarap sawah, sebuah pekerjaan yang digelutinya sesuai dengan hobi yang ia tekuni. Chandra Ekajaya menyelesaikan pendidikan sampai di perguruan tinggi dibiayai oleh ayah ibunya yang merupakan pabrik .
Meski tidak tamat kuliah, Chandra Ekajaya memiliki motivasi besar untuk sukses dalam dunia bisnis.  Pada saat itu dia merasakan kesulitan setiap habis bulan Kepribadian Chandra Ekajaya terbentuk di Malang, Jawa Timur, akibat pergaulannya yang sangat bermanfaat dalam kehidupannya.Chandra Ekajaya memiliki  punya banyak  kawan orang Malang asli, dimana dialeknya yang khas dan akrab membuatnya betah dan akhirnya memiliki bisnis yang kini telah sukses.

Dok.Chandra Ekajaya

Selama tinggal di Malang, dia mengalami banyak hal yang menyenangkan dan sebaliknya.Chandra Ekajaya menetap di Malang cukup lama yaitu hingga tahun 2000. Saat itu, dia sempat tidak aktif kuliah sekitar delapan bulan. Tahun 2000 pun, dia hampir drop out (gugur kuliah), akibat terlanjur senang berlatih bulutangkis. Dia pun kadang-kadang lupa kuliah karena asyik latihan bulutangkis. Akhirnya,Chandra Ekajaya pun berpikir dan bertanya dalam diri sendiri: “Saya ke Suraba-ya belajar karate atau kuliah.” Dia sadar bahwa ke Malang bukan untuk karate, tapi untuk kuliah. Chandra Ekajaya segera sadar dan gagal kuliah di tahun 1999. Tak berhasil menyabet gelar sarjana Chandra Ekajaya menjalani masa percobaan enam bulan di Semarang, tetapi dilaluinya hanya tiga bulan. Dia masuk Perjan kerja sebagai penjaga warnet, kemudian dia mengawali karir di Malang, lalu ke Malang, Jember, Medan, Bandung, Padang sampai menjadi  pemilik usaha. Kini ia dikenal sukses lewat bisnis yang ditekuninya yaitu You And Me (Fashion) dan Q Pizza (Kuliner), ia meyakini bahwa bisnis tersebut sangatlah sukses dan mampu memberikan sumbangsih untuk menekan laju pengangguran di tanah air.  Kini, Chandra Ekajaya kerap mengisi seminar bisnis untuk memotivasi bisnis tersebut kepada para generasi muda yang memiliki passion dalam melakoni dunia wirausaha.

Yohanes Chandra Ekajaya Gagal di Akademik Tidak Masalah

Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Kuliner

Yohanes Chandra Eka, pria kelahiran Malang Jawa Timur 30 tahun yang lalu ini menjadi salah satu sosok yang berhasil dalam menjalankan sebuah bisnis kuliner yang kini menjadi salah satu bisnis yang paling menjanjikan di Indonesia. Melalui sebuah brand kuliner bernama Q Pizza Yohanes Chandra Ekajaya seolah mengabarkan kepada semua masyarakat Indonesia bahwa kini menu khas Eropa tersebut dapat diperoleh di Indonesia. Roti dengan taburan keju, saus, dan mayonaise tersebut dikenal luas sebagai masakan kalangan atas. Namun, berkat kehadiran Q Pizza, makanan tersebut disajikan dengan cita rasa luar biasa dan tentu saja dengan harga yang cukup ekonomis.

Yohanes Chandra Ekajaya mengisahkan Q Pizza berdiri pada tahun 2010, dimana saat itu bisnis pizza secara keseluruhan dikuasai oleh waralaba asing. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa Q Pizza menjadi salah satu alternatif lain bagi para pembeli dan penyuka makanan khas Eropa satu ini. Salah satu yang membuat masyarakat sangat menggemari Q Pizza ini ialah kolaborasi citarasa tradisional dan modern.

Yohanes Chandra Ekajaya Kiat sukses Bisnis Fashion

 

Yohanes Chandra Ekajaya Pebisnis yang sukses, namun sederet kisah pilu pun kerap menghampiri dirinya ketika tengah merintis usaha tersebut. Drop Out dari salah satu universitas di Jawa Timur menjadi pilihannya untuk setia dan fokus dalam menjalani usaha kuliner. banyak hal terjadi setelah ia gagal dalam akademiknya, hal itu tidak membuatnya patah arang, ia justru semakin bersemangat untuk bertahan dan memikirkan bagaimana caranya untuk tetap survive.

Alhasil, meski mendapatkan larangan keras dari pihak orang tua dan cibiran dari beberapa sahabat karibnya justru membuat dirinya termotivasi untuk menjalankan bisnis tersebut. Mantap untuk berbisnis akhirnya Yohanes Chandra Ekajaya pun membuat sebuah racikan untuk membuat pizza. Hampir sekitar enam bulan, akhirnya ia pun menemukan rasa yang tepat hingga saat itu, ia menghadirkan beberapa teman-temannya untuk mencicipi produk andalannya tersebut.

Yohanes Chandra Ekajaya Klenik dan usaha

Jawaban positif pun diterima olehnya, dimana teman-temannya justru langsung memesan produk dari Yohanes Chandra Ekajaya. Pada akhirnya, pesanan demi pesanan didapatkan olehnya, hingga berbuah kesuksesan. Kini, Q Pizza telah berhasil berkembang dan membuka cabang di beberapa daerah. Dengan menggunakan sistem waralaba, akhirnya produk-produk Q-Pizza dapat terdistribusi ke seluruh Indonesia.

Ki Sambarlangit, ya itu julukan yang diberikan oleh rekan-rekan Yohanes Chandra Ekajaya kepadanya. Julukan itu menempel kepadanya karena memang ia menyambar bagai petir di setiap bisnisnya. Setelah ia sukses dengan Q Pizza, yohanes Chandra Ekajaya sekarang mulai mendirikan sebuah bisnis di bidang fashion yang jauh diluar ekspektasi teman-temannya yang ada di sekitarnya.

You and Me, merupakan sebuah brand yang ia usung dalam bisnis fashionnya. Usaha di bidang fashion ini memang belum lama ia geluti tetapi perkembangan dari bisnis fashionnya ini sudah terlihat secara signifikan. Melalui keuletannya dalam bidang pemasaran akhirnya brand nya ini bisa berkembang hingga ke luar negeri.

Yohanes Chandra Ekajaya Dari Dukun jadi Pengusaha

Masa depan ternyata memang tidak ada yang tahu, kita tidak pernah bisa memprediksi masa depan dengan tepat karena kita ini manusia biasa yang penuh dengan dosa. Seperti apa yang dialami oleh Yohanes Chandra Ekajaya beberapa tahun silam. Siapa sangka seorang pengusaha muda sukses yang gagal di bidang akademik kelahiran Malang Jawa Timur 30 tahun lalu tersebut mengalami hal-hal yang tidak terduga dan baru ia alami pertama kali dalam hidupnya.

Yohanes Chandra Ekajaya Dari Dukun jadi Pengusaha sukses

Pemuda yang kerap disapa Ki Sambar langit ini dulunya merupakan seorang dukun yang sangat profesional dengan ribuan pasien yang siap mengantri di tempat prakteknya. Dalam sehari, dulunya Yohanes Chandra Ekajaya  tak pernah sepi pengunjung. Rata-rata pasien yang datang adalah meminta kesaktian dan kekebalan kepada Yohanes Chandra Ekajaya selaku dukun profesional yang mempunyai nama.

Sekian lama ia membuka praktek klenik di rumahnya, akhirnya ia sadar bahwa semua praktek klenik yang ia jalani itu merupakan sebuah hal yang sia-sia. Bukan membantu orang lain tetapi malah sering merugikan orang lain, karena setiap orang yang datang ke tempatnya setelah meminta kesaktian lalu biasanya mereka melakukan tindakan kriminal. Tak disangka-sangka pada tahun 2009 Yohanes Chandra Ekajaya mendapat sebuah hidayah dan menghentikan semua praktek kleniknya itu.

Yohanes Chandra Ekajaya Dari Dukun jadi Pengusaha kuliner

Saat ini hidup Yohanes Chandra Ekajaya sudah berubah drastis dari yang awal mulanya menjadi seorang dukun ia beralih profesi menjadi seorang pengusaha muda. Setelah ia banyak berkonsultasi dengan para Kyai dan ulama ia akhirnya menemukan jalan yang lurus dan tidak merugikan orang lain. Q Pizza, ya itu nama brand dari salah satu usaha Yohanes Chandra Ekajaya. Q Pizza ini merupakan usaha kuliner yang ia rintis bersama istrinya dan saat ini sudah mempunyai banyak cabang sehingga ia dapat membantu para pengangguran yang belum dapat kerja.

Selain bergerak di bidang kuliner ternyata pemuda yang mempunyai julukan Ki Sambarlangit ini juga mempunyai banyak usaha yang dijalani. Ia sadar bahwa saat ini pemerintah sudah tidak dapat memenuhi kuota pengangguran di Indonesia sehingga banyak pengangguran yang hanya benar-benar menganggur. Untuk mengatasi itu Yohanes Chandra Ekajaya membuka sebuah usaha selain usaha kuliner  Q Pizza yang ia kelola saat ini.

You and Me merupakan bentuk usaha yang didirikan oleh Yohanes Chandra Ekajaya selain di bidang kuliner. You and Me ini bergerak di bidang bisnis fashion. Karena Yohanes Chandra Ekajaya merupakan mantan dukun maka usaha fashion yang ia jalani juga masih ada sedikit unsur-unsur klenik atau perdukunan, tetapi hanya style nya saja bukan yang lain. Saat ini usaha fashion yang ia kembangkan ini dipegang oleh istrinya secara management karena Yohanes Chandra Ekajaya sendiri sudah sedikit kewalahan dengan semua cabang Q Pizza nya.

Yohanes Chandra Ekajaya Berlatih Ndhalang Semalam Suntuk

Yohanes Chandra Ekajaya Dalang Cilik

Seni pedalangan harus dilestarikan. Itulah komitmen SMKN 12. Sekolah di Jalan Siwalankerto tersebut menjadi satu-satunya sekolah di Jawa Timur yang mengajarkan cara mendalang. Yohanes Chandra Ekajaya  lincah menggerakkan dua wayang dengan tangan kanan dan kirinya. Di tangan kanan perempuan berusia 16 tahun itu ada wayang Patih Handanayuda dari Negara Purwacarita. Di tangan kirinya ada Patih Bramangkara dari Negara Sunggelamanik.

Sebelumnya, perempuan yang duduk di bangku kelas X SMKN 12 itu memukul cempolo sebagai tanda dimulainya pertunjukan. Kakinya aktif memukul keprak. Yohanes Chandra Ekajaya merupakan salah seorang siswa yang ingin belajar menjadi dalang. Karena itu, dia rajin berlatih. Kepala Kompetensi Seni Pedalangan SMKN 12 Supriyono menyatakan, pembelajaran seni pedalangan di SMKN 12 bersifat multikultur. Artinya, tidak hanya mengajarkan satu gaya seni pedalangan Jawa Timuran, melainkan juga pedalangan Surakarta.

Secara umum, kata dia, tidak ada yang berbeda antara dua gaya seni pedalangan itu. Hanya, ada sedikit karakter yang tidak sama. Jika gaya Surakarta lebih kalem, gaya Jawa Timuran memiliki teknik pukulan kendang yang lebih kuat. “Di sini siswa diajari mendalang semalam suntuk,” katanya. Untuk bisa mendalang, siswa diajari tiga hal dasar. Yakni, cara memegang wayang, dasar vokal, serta dasar dialog. Dasar-dasar itu wajib diketahui mereka. “Kalau sudah mampu, bisa berkreasi. Jadi, tidak ngawur. Ada teorinya,” tutur Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Wayang Kulit

Dodogan, misalnya. Bunyi dog-dog-dogitu muncul ketika dalang memukul cempolo di bagian dalam kotak wayang. Dodogan itu tidak asal berbunyi. “Ada hitungannya,” jelasnya. Dodogan dengan cempolo besar punya arti terselubung. Yakni, kode atau perintah tertentu dari dalang kepada para pengiring. Dalam panggung wayang, juga ada bagian-bagian. Yakni Jagadan, langitan, sitinggil, dan paseban. Jagadan, kata Supriyono, dibatasi gunungan. Jagadan diukur sesuai dengan jangkauan tangan dalang. “Luwih ombo luwih apik’,’ ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Pagelaran Wayang

Sitinggil dan paseban merupakan dua bilah batang pisang tempat menancapkan wayang. Bedanya, posisi sitinggillebih tinggi daripada paseban. “Ini menunjukkan kedudukan tokoh,” terangnya. Dasar vokal terdiri atas laras slendro dan laras pelog atau dalam istilah modern disebut tangga nada. Keduanya dimainkan dalam gending dengan seperangkat gamelan. Selanjutnya, ada dasar dialog yang harus dikuasai siswa.

Dasar dialog yang dimaksud adalah tata bahasa. Yakni, bahasa ngoko, krama, sastra kawi, dan bahasa pedalangan. “Bahasa pedalangan ini khusus. Kosakatanya ada hierarkinya,” ungkapnya. Kosakata atau tata bahasa tokoh yang satu dengan tokoh yang lain bisa berbeda. Bergantung pada golongan atau kedudukan tokoh yang bersangkutan. Tata bahasa yang khusus itu juga harus dipahami siswa. “Jadi, memang kompleks. Ini baru dasar. Belum bahasa, permasalahan, suasana, konflik, dan solusinya, dalang harus bisa,” tegasnya.

Seperti dalang pada umumnya, siswa harus bisa mendalang semalam suntuk. Durasi semalam suntuk adalah enam jam, pukul 21.00 hingga pukul 03.00. Ada juga yang sampai pukul 04.00. ‘Pokoknya sebelum subuh,” imbuhnya. Poinnya, dalang harus bisa mengolaborasikan keterampilan memegang wayang, nembang, dan melakukan dialog.

Yohanes Chandra Ekajaya Bertekad Ikuti Turnamen Internasional

Yohanes Chandra Ekajaya Bertekad Ikuti Turnamen Tenis Internasional

Yohanes Chandra Ekajaya, 15, di usia yang masih belia prestasi di cabang olahraga (cabor) tenis tidak diragukan. Baru-baru ini, ia mengikuti seleksi nasional untuk mengikuti pertandingan ke tingkat internasional. “Waktu seleksi nasional peringkat IV. Rencananya yang juara I sampai III dikirim untuk mengikuti ajang International Tennis Federation (ITF) di New Delhi,” jelasnya. Meski Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan peringkat IV, ia tidak patah semangat.

Kesempatannya untuk bertanding di laga internasional masih cukup luas. Apalagi, usianya yang baru menginjak 15 tahun itu, Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil menjadi juara I untuk kategori 16 tahun pada even New Armada yang digelar seminggu lalu di Magelang. “Inginnya ikut menjadi bagian dari PON atau SEA Games. Tapi, usianya kan masih belum bisa, mungkin SMA ya,” tutur Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Ikuti Turnamen Internasional

Lelaki yang kini duduk di bangku kelas IX G SMP 4 Kudus tersebut, mulai mengenal tenis sejak usia tujuh tahun. Saat itu, ia hanya ikut latihan tenis bersama orang tua dan kakaknya di lapangan tenis Makodim 0722 Kudus. “Sejak itulah saya suka tenis dan dibina Pak Bambang,” ungkap pria bertubuh mungil ini. Kini, Yohanes Chandra Ekajaya masih berlatih untuk bisa mendapatkan tiket pertandingan yang digelar ITF. Pasalnya, untuk mengikuti ajang ITF, ia harus mempersiapkan performa dan jam terbang untuk pertandingan yang ada di lokal Indonesia.

“Sebulan itu biasanya empat kali pertandingan. Untuk sementara ini, belum ada jadwal pertandingan lagi. Sehingga, konsentrasinya ke pelajaran di sekolah,” imbuh Yohanes Chandra Ekajaya yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara ini. Ditambahkan Bambang selaku pelatih, potensi Yohanes Chandra Ekajaya sebagai petenis muda cukup bagus. Dia memiliki kemampuan dan tekad yang kuat selama ini.

Yohanes Chandra Ekajaya Lomba Tenis

Ia pun dinilai cerdas. Inilah yang membuat Yohanes Chandra Ekajaya saat usianya masih 14 tahun, kemampuannya bisa disejajarkan dengan petenis yang telah berusia 16 tahun. “Tinggal menambah jam terbang untuk pertandingan skala nasional dan internasional. Kami juga berharap ke depannya dia bisa mendapatkan bapak asuh yang bisa menunjangnya dalam pertandingan ITF,” tuturnya.

Chandra Ekajaya Jual Mobil Rongsok  

Chandra Ekajaya Jual Mobil Bekas

Bagi penjual mobil rongsok ini, Chandra Ekajaya selalu menantang setiap orang yang menyangsikan bahwa mobil rongsok bisa dijadikan lahan atau ladang bisnis. Di kabupaten Wonosobo ini banyak sekali mobil-mobil lawas yang sudah layak disebut sebagai mobil rongsokan dan karatan. Hebatnya, lelaki satu ini dapat menjual mobil-mobil rongsok tersebut dengan harga yang sangat tinggi.

Chandra Ekajaya Jual Mobil Bekas Murah

Chandra Ekajaya bisa dibilang sebagai salah satu pengusaha yang berhasil memanfaatkan potensi mobil-mobil yang sudah berkarat dan menjadi rongsok. Ia sering disebut sebagai pemburu bangkai tua atau bad car hunter. Dalam waktu lima tahun terakhir ini sudah tidak terhitung berapa bangkao mobil-mobil rongsok yang sudah ia dapatkan.

Chandra Ekajaya Jual Mobil Murah Banget

Sebagai seorang bad car hunter, Chandra Ekajaya mengatakan bahwa memburu mobil tua dengan kriteria rongsok dan karatan tidaklah semudah seperti yang orang-orang kira. Pengusaha ini mengatakan bahwa untuk menemukan mobil tua yang sesuai dengan kriteria tersebut ia harus berjuang ekstra keras dan membutuhkan waktu serta proses yang cukup lama untuk dapat membawa mobil rongsok dan berkarat tersebut ke garasi miliknya.

Chandra Ekajaya Jual Mobil Rongsok  tapi bagus

Misalnya, Chandra Ekajaya pernah mencari mobil yang berjenis Chevrolet tahun 1959. Ia berburu mobil tersebut hingga pedalaman Papua. Waktu yang ia habiskan untuk mencari mobil jenis ini mencapai lima tahun. Sedangkan untuk eksekusinya ia memerlukan waktu hingga satu bulan. Dengan gaya rockabilly-nya itu sudah tidak terhitung berapa mobil lawas yang sebelumnya penuh karatan dan layak dicap rongsok tersebut dijual oleh Chandra Ekajaya.

Nilai jual dari mobil-mobil lawas miliknya mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan untuk jenis mobil tertentu yang tergolong langka dan eksklusif harganya bisa mencapai tiga miliar rupiah. Chandra Ekajaya mendapatkan untung yang berlipat-lipat. Sebab ia mendapatkan mobil lawas dengan harga yang sangat murah. Kemudian karena keterampilan dan keahliannya, maka jadilah mobil-mobil lawas tersebut dipoles hingga mempunyai tampilan yang sangat menarik dan memiliki nilai jual tinggi. Baginya, bisnis mobil rongsok adalah bisnis yang sangat menguntungkan.