Chandra Ekajaya Sang Pengusaha Electone Yang Bergelar ST

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Nasib orang kedepan tidak ada yang tahu, apa yang kita cita-citakan belum tentu kita bisa menjadi apa yang kita inginkan itu. Bahkan malah sering kita diselewengkan ke sebuah profesi yang tidak kita duga dan jauh dari apa yang kita inginkan tapi malah membuat kita menjadi seorang yang beruntung dan lebih baik. Adalah Chandra Ekajaya, sang sarjana tekik mesin itu, adalah seorang yang memiliki  hobi main electone. Karena itu, hobinya disalurkan dalam acara-acara yang dihajat oleh para pejabat.

Profesinya saat ini memang sangat jauh dari apa yang ia jalani sebagai seorang sarjana teknik mesin ini. Ya, saat ini Chandra Ekajaya memiliki sebuah grup electone yang mempunyai puluhan biduan dan sering diundang dalam acara-acara besar, bahkan dalam sebuah acara penyambutan tamu negara. Electone yang tadinya hanyalah sebuah hiburan bagi rakyat jelata kini telah naik kasta ke kalangan pejabat dan dunia.

Dok.Chandra Ekajaya

Sebagai pemain electone, kostum yang dipakai selalu berganti-ganti, setidaknya Chabdra Ekajaya berusaha ‘tampil beda’ ketika electone-nya sedang ‘main’. Chandra Ekajaya menyadari, bahwa penampilan dirasa perlu harus berbeda dari penampilan keseharian. Oleh karena itu, topi unik tidak pernah ketinggalan menempel atas kepalanya. Bukan sekedar topi, tapi sudah dihias dalam rupa-bentuk not balok dan lainnya. Jadi, topi yang dipakai ‘berhiskan’ not balok.

Di sejumlah ruang pertunjukan itu, dengan tiga orang singers-nya, yang semuanya tampil seksi, Chandra Ekajaya ‘menggoyang’ hadirin dengan lagu-lagu dangdut. Bahkan bukan hanya dengan lagu, tetapi juga dengan guyon dan celotehan yang sifatnya, dalam bahasa Jawa, disebut sebagai ngenyek (meledek). Saat ini usaha electonenya ini sudah mempunyai banyak sekali orderan, dan bahkan untuk memesannya saat ini harus antri karena kesibukannya manggung di beberapa daerah.

Chandra Ekajaya Meraup Untung Dari Mitra Pentil Sapi

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Bagi kalian penghobi cemilan, jangan lewatkan mencicipi camilan unik satu ini, namanya Pentil Sapi. Pentil sebenarnya diadopsi dari nama pentol yang merupakan sebutan untuk kudapan sejenis bulatan daging (bakso) bagi warga Jawa Timur dengan bahan baku tepung kanji yang biasanya dicampur dengan daging sapi atau ikan agar lebih gurih. Belakangan ini, banyak pelaku usaha yang menawarkan aneka jenis pentol. Nah, salah satu pemainnya adalah Chandra Ekajaya di Malang, Jawa Timur. Mereka membuat gerai Pentil Sapi pada awal 2016 lalu. Yang diawali dengan berjualan secara berkeliling di kampung-kampung di Malang. Dan, meski usahanya belum terbilang lama, namun awal bulan ini mereka menawarkan kemitraan.

Chandra Ekajaya mengakui, meski belum genap setahun, sudah ada dua mitra bergabung. Chandra Ekajaya sendiri sudah membuka 15 gerai milik sendiri. Paket kemitraan Pentil Sapi dijual dengan harga Rp 16 juta. Mitra akan mendapat rombong, peralatan dan perlengkapan usaha, media pemasaran, bahan baku untuk awal usaha serta pelatihan karyawan.

Dok.Chandra Ekajaya

Kerjasama kemitraan berlangsung selama setahun. Untuk perpanjangan kontrak, mitra cukup membayar Rp 2 juta per dua tahun. Tak ada biaya royalti tapi mitra wajib membeli bahan pentol, saos, dan kemasan ke pusat. Pentil Sapi menyediakan berbagai jenis pentol. Yakni, Pentil Moncrot yang menjadi kekhasan gerai dan Pentil Bakar Sapi. Aneka saos pun melengkapi kelezatannya. Chandra Ekajaya bilang, dirinya akan menambah varian pentol, yakni keju, mozarella, urat dan cabe dengan topping keju dan katsuobushi. Banderol harga pentol ini mulai dari Rp 2.500 hingga Rp 5.000 per sajian.

Dia mengklaim, paket investasi yang terjangkau menjadi kelebihan Pentil Sapi. Selain itu, camilan ini sudah memiliki banyak penggemar. “Semua orang tahu pentol terbuat dari daging. Tapi Pentil Sapi berbeda karena dagingnya dicincang dan ada sensasi moncrot yang keluar dari pentolnya,” ujar Chandra Ekajaya.

UR Realisasikan Gerakan Penanaman 1.000 Pohon

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Sebagai bentuk komitmen Universitas Riau (UR) dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan melalui penghijauan kawasan Kampus Bina Widya UR Simpang Baru, Panam, Pekanbaru-Riau, segera direalisasikan. Realisasi ini akan dilaksanakan hari ini Kamis (2/3) di sejumlah titik lokasi penanaman.

“Insya Allah, realisasi penanaman 1000 pohon akan kami laksanakan Kamis 2 Maret 2017 di beberapa lokasi yang telah disiapkan. Lokasi dimaksud yaitu di kawasan Eco Edu Park, kawasan komplek gedung Grand Gasing Millenium (GGM), dan kawasan Bumi Perkemahan Kampus UR,” ungkap Rektor UR, Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA.

Dok.Chandra Ekajaya

Lebih lanjut, dalam realisasi kegiatan gerakan penanaman 1.000 pohon yang diberi nama “Green Campus Berbasis Konservasi dan Budaya Melayu” dengan tema “Optimalisasi peran Para Pihak Menuju Pekanbaru Hijau” ini.

Rektor UR menyebutkan telah mengajak sejumlah pihak untuk berkontribusi dalam suksesnya gerakan ini. “Kami mengajak sejumlah pihak untuk turut merealisasikan gerakan penanaman ini. Di antaranya Pemerintah Provinsi Riau, mi-tra-mitra eksternal UR, undangan, serta seluruh satuan unit dan lembaga dan mahasiswa yang ada di lingkungan UR,” jelas Aras. Lebih lanjut, Prof Dr Zulkarnain SE MM, Direktur Pascasarjana UR selaku penginisiasi gerakan penghijauan ini menyebutkan upayanya dalam menyukseskan kegiatan pada 2 Maret 2017 ini.

“Dari Program pascasarjana UR, kami sudah mengajak mahasiswa baru khusus program pascasarjana U R untuk menyumbangkan satu bibit pohon oleh satu orang mahasiswa” katanya.

Ada sekitar 427 orang mahasiswa baru pascasarjana dari 26 Program Magister yang dilibatkan dalam gerakan ini, dan akan hadir pada penanaman pohon.

Ponsel “Dual Camera” Ramai di 2016, Kenapa Oppo Baru Mengenalkannya Sekarang?

Ponsel "Dual Camera" Ramai di 2016, Kenapa Oppo Baru Mengenalkannya Sekarang?

Kamera ganda alias dual-camera sudah menjadi tren pada ponsel flagship sejak 2016 lalu. Beberapa vendor yang sudah mengimplementasikannya adalah Apple melalui iPhone 7 Plus dan LG melalui seri G5. Kamera ganda memungkinkan bidikan dari dua lensa berbeda dalam satu perangkat. Pada iPhone 7 Plus, pengguna bisa melakukan optical zoom hingga dua kali tanpa mengurangi kualitas foto.

Lalu kenapa Oppo baru merilis teknologi serupa pada MWC 2017? Menurut Hardware Director Oppo, King Bai, teknologi dual-camera yang diusung jauh berbeda dari yang sudah-sudah dan dibuat berdasarkan kebutuhan pengguna.

“Dari hasil penelitian kami, kebutuhan pengguna untuk kamera smartphone adalah zoom hingga lima kali,” kata Bai kepada jurnalis Kompas.com, Fatimah Kartini di ajang MWC, Barcelona, Spanyol, beberapa saat lalu.

Teknologi bertajuk “5x Dual-Camera Zoom” atau “5x Lossless Zoom” dari Oppo memang memungkinkan optical zoom paling tinggi sejauh ini dibandingkan kompetitornya, yakni hingga lima kali. Selain itu, ada beberapa kelebihan yang diklaim King Bai.

“Kami menggunakan struktur periskop yang bikin smartphone tidak tebal dan stabilitasnya terjaga,” ia menjelaskan.

Struktur periskop selama ini sudah familiar diterapkan pada kamera profesional DSLR namun baru pertama kali digodok untuk kamera smartphone. Dalam konteks ini, Oppo menerapkan struktur mirip kapal teropong kapal selam itu di lensa telephoto-nya untuk menangkap ketajaman gambar.

Struktur periskop menyamping memungkinkan modul kamera tetap tipis, sehingga tak menonjol keluar. Pada dasarnya, mekanisme ini membuat lensa telephoto pada teknologi 5x mampu melakukan optical zoom sampai tiga kali.

Lantas, lensa lainnya adalah wide-angle untuk menangkap gambar lebar. Lensa wide-angle itu mampu melakukan optical zoom satu kali.

Penggabungan jepretan wide-angle dengan telephoto pada akhirnya menghasilkan kemampuan zoom hingga lima kali.

“Ini benar-benar teknologi yang revolusioner,” kata King Bai.

Ia sendiri mengakui struktur periskop menyamping butuh waktu lama untuk dikembangkan pada kamera smartphone, yakni lebih dari satu tahun. Idenya sendiri pertama kali muncul tiga tahun lalu.

Meski demikian, teknologi itu tak buru-buru direalisasikan dalam bentuk smartphone. King Bai sesumbar Oppo hanya bakal merilis produk ke pasaran jika dianggap 100 persen matang.

“Kami harus lakukan banyak pengujian. Saat ini sudah dilakukan uji ketahanan dengan membanting dari ketinggian 1,5 meter sebanyak 40.000 kali,” ia menjelaskan.

Benchmark Vivo X9 Tembus 62 Ribu di AnTuTu

Benchmark Vivo X9 Tembus 62 Ribu di AnTuTu

Kinerja smartphone Vivo X9 di kelas menengah terbilang cukup kompetitif di kelasnya. Berdasarkan benchmark yang dirilis oleh GSM Insider, smartphone Vivo X9 ini mampu menembus angka 62.300 di aplikasi AnTuTu. Hal ini menunjukkan bahwa ponsel ini sudah memadai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Performa yang ditawarkan oleh Vivo X9 cukup gahar di kelas menengah premium dengan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 625 yang mengusung prosesor octa-core ARM Cortex-A53 64-bit yang terdiri dari quad-core berkecepatan 2GHz dan quad-core berkecepatan 1,2GHz dipadukan dengan memori RAM sebesar 4GB dan didukung pengolah grafis dari Adreno 506.

Ponsel kelas menengah Vivo X9 mengusung layar sentuh berukuran 5,5 inci dengan resolusi full HD 1920 x 1080 piksel yang menggunakan teknologi panel Super AMOLED (Active Matrix Light Emiting Diode) yang menawarkan kerapatan hingga 401 piksel per inci. Tak disebutkan adanya proteksi antigores pada layar ponsel ini. Vivo X9 menggunakan sistem operasi Android 6.0 Marshmallow dengan antarmuka FunTouch OS.

Sisi kamera, Vivo membekali X9 ini dengan dua kamera depan berkekuatan 20 megapiksel dengan aperture f/2.0 didukung sensor Sony IMX376 dan kamera sekunder 8 megapiksel. Kamera belakang Vivo X9 ini tak kalah gahar dengan mengusung resolusi 16 megapiksel dengan aperture f/2.0 yang didukung kemampuan phase-detection autofokus dan LED flash.

Smartphone kelas atas Vivo X9 ini dibekali dengan memori internal berkapasitas 64GB atau 128GB tanpa kehadiran slot microSD, sehingga tidak dapat ekspansi memori eksternal. Smartphone ini mendukung konektivitas 4G LTE, Bluetooth, 3G HSPA, port micro USB, WiFi, GPS, dan sensor sidik jari. Ponsel ini didukung baterai berkapasitas 3050mAh. Ponsel ini juga didukung audio HiFi dengan DAC AK4736.

Chandra Ekajaya Usaha Seafood Raup Untung

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Bisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang tidak mengenal musim dan anti krisis. Usaha ini sangat mudah kita temui di berbagai tempat, dan inilah salah satu usaha yang dirintis oleh Chandra Ekajaya dengan membuka bisnis kuliner Seafood.

Bisnis kuliner terutama seafood tergolong usaha yang sangat menguntungkan sebab sajian makana laut memiliki keitimewaan sendiri di lidah para penikmat kuliner. Terlebih Sekarang ini marak para pelaku usaha di bisnis kuliner yang terjun ke dalam bisnis seafood karena prospeknya yang sangat menjanjikan

Tempat atau warung seafood milik Chandra Ekajaya bisa dibilang sederhana, tidak mewah. Namun pembelinya cukup banyak dari berbagai kalangan. Dimulai dari kalangan para pejalan kaki hingga kalangan yang mempunyai mobil. Bahan baku seafood  yang harus dipersiapka oleh Chandra Ekajaya persiapkan setiap harinya mencapai 4 kuintal ikan, kepiting, cumi-cumi dan lain sebagainya.

Dok.Chandra Ekajaya

Warung makan seafood nya ini buka dari jam 16.00 WIB sampai tengah malah sekitar pukul 23.00 WIB. Untuk harga makanan yang dihidangkan sangat bervariasi tergantung bahan dasarnya.

“Seafood menjadi primadona masyarakat saat ini, peluang ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin” ujar Chandra Ekajaya.

Setiap hari warung seafood nya laris manis diserbu oleh para pelanggan yang datang dari sekitar kawasan tersebut atau bahkan dari luar kawasan daerah tersebut. Rasa yang enak dan harga yang terjangkau menjadi salah satu daya tarik kenapa warung seafood Chandra Ekajaya laris manis.

Dalam satu hari saja, keuntungan yang diraup dari bisnis kulinernya ini bisa mencapai jutaan rupiah tiap harinya.

Saat ini hanya baru ada saja warung seafood milik Chandra Ekajaya. Nantinya Chandra Ekajaya berniat untuk membuat cabang warung seafood nya, namun semua itu masih harus dipelajari lebih jauh lagi dan persiapan yang matang agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Chandra Ekajaya Pengusaha Sukses Peraih Penghargaan Young Entrpeneur

Dok.Chandra Ekajaya

 

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya merupakan salah satu pengusaha muda sukses di Indonesia. Saat ini umurnya baru saja menginjak kepala 3, namun kesuksesan dan pengalaman dirinya di dunia bisnis udah tidak bisa diragukan lagi. Chandra Ekajaya memiliki beberapa bisnis yang sukses di Indonesia antara lain bisnis fashion, bisnis property dan bisnis kuliner.

Dari ketiga jenis bisnis tersebut Chandra Ekajaya masuk dalam pengusaha muda sukses dengan pendapatan perbulan bisa mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Kegigihanya mengembangkan bisnis memang sudah ada sejak masa remaja. Chandra Ekajaya saat remaja sudah giat mencoba beraneka ragam bisnis. Sewaktu SMP dirinya pernah berjualan makana ringan di sekolah, waktu SMA dirinya juga pernah mencoba bisnis fashion berjualan baju, tas dan sepatu yang mengantarkan dirinya memilki brand fashion ternama Indonesia.

Dok.Chandra Ekajaya

Menurut Chandra Ekajaya bisnis seperti jalan hidupnya, dirinya lahir bukan dari golongan orang kaya raya dan mudah untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Chandra Ekajaya harus mengumpulkan uang sendiri untuk biaya jajan dan keperluan pribadinya karena orang tuanya hanya bisa mencukupoi kebutuhan sekolah dan makan sehari-hari.

Namun dari background kehidupan seperti itulah Chandra Ekajaya menjadi sosok yang bertanggung jawab dan juga pekerja keras. Sifatnya inilah yang mengantarkan dirinya sukses menapaki jalan bisnis. Bahkan pada tahun 2010 dirinya dinobatkan sebagai Young Entrepeneur Indonesia, pencapaian ini bukan penghargaan sembarangan. Penghargaan ini menunjukan eksistensi dan kesuksesan yang sudah didapat walaupun umumrnya masih terbilang muda bagi pengusaha yang sukses sampai seperti itu.

Menjadi pengusaha sukses juga tidak membuat Chandra Ekajaya sombong dan tidak peduli dengan orang lain. Jiwa sosila Chandra Ekajaya sangat tinggi, bahkan setiap bulanya dirinya selalu membuat acara amal untuk menyantuni masyarakat kekurangan dan anak yatim piatu. Dirinya juga mendirikan yayasan Kasih Chandra sebagai wadah organisasi sosial yang bergerak dalam untuk menyekolahkan anak-anak terlantar dan yatim piatu serta memberikan modal dan pelatihan kerja bagi para masyrakat yang ingin mengembangkan bisnis secara mandiri.

Yohanes Chandra Ekajaya Kritik  Lirik Lagu Ganteng-Ganteng SWAG Kayak Jamban!

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai seorang kritikus musik yang kerap menulis berbagai macam review musiknya di blog pribadinya. Di tengah kondisi musik Indonesia yang sedang menurun, terutama hadirnya para musisi yang menghamba pada pasar membuat seorang lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut risih dan mengkritik habis-habisan industri musik di tanah air.

Nah baru-baru ini seorang rapper yang jadi bahan bully para netizen yaitu Young Lex menawarkan kepada para pendengarnya sebuah lagu rap berjudul GGS (Ganteng Ganteng SWAG). Dengan lirik yang panjang dan teknik vocal rap yang monoton membuat Chandra Ekajaya angkat bicara mengenai hal tersebut. “Gue liat lagu ini kayak jamban!” ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Ketika ditanya, ungkapan kasar dari Yohanes Chandra Ekajaya tersebut muncul karena lagu tersebut lebih baik jangan diperdengarkan kepada para generasi muda karena sangat tidak mendidik. Hujatan, gaya hidup tinggi, membuat rapper muda tersebut harus menerima kritikan keras. Meski sebenarnya kaya akan kritik, namun dasar atau fondasi lirik yang dibangun oleh Young Lex sangat kekanak-kanakan dan sama sekali tidak dewasa seperti halnya musisi lainnya.

Dok. Yohanes Chandra Ekajaya

“Jika para pendengar aja suka dengan lagu itu, berarti ada yang salah dengan telinga para pendengarnya. Industri rekaman memang membuat segalanya harus didasari dengan uang dan keuntungan. Ahasil, mari kita dengarkan musik gamelan saja daripada dengerin lagu kayak gitu.” Ujar Yohanes Chandra Ekajaya kepada awak media.

We are ganteng ganteng swag Skinny24,younglex

Berawal youtuber cause Now we do it better rite!!

Fuck the hatters I still shinning bright!

Kita bukan serigala Tapi boleh dicoba (2x)

Verse Kemal : Ahmad kemal palevi (yoi)

gua ahmad kemal palevi Cita cita jadi haji (boom)

Cowok ganteng banyak sedikit prestasi

Mending gua mandiri dari stand up comedy

Anak pejabat negara sukanya bikin huru hara

Ganteng tapi apa guna jika masuk neraka

Sholat tak pernah dilakukan, mengaji selalu dilupakan

 Ganteng ganteng percuma kalo gak punya iman(boom 

Baca aja lirik lagunya, “lu nyanyiin di kamar mandi pasti bikin gak konsentrasi mandi deh.” Ungkap Yohanes Chandra Ekajaya ketika ditemui di rumahnya yang berada di kawasan hutan lindung, Cikotok.

Penulis: Chandra Ekajaya Brata

Editor : Chandra Ekajaya Sukun