Chandra Ekajaya Simpan Catatan Perang Akhir Zaman

Dok.catatan Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya yang terkenal sebagai Ki Sambarlangit, sang penyuka klenik, mistik, dan supranatural mendapatkan sebuah buku yang bersifat rahasia. Ia mendapatkan buku tersebut tanpa disangka-sangka. Saat membersihkan rumah, di loteng rumahnya ada sebuah buku tua yang berisi bahasa kuno. Beruntung pakar supranatural ini menguasai bahasa kuno.

Selain sebagai penyuka klenik, pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini juga menjadi seorang pengusaha yang sukses dalam bisnis distro You And Me serta bisnis Q Pizza. Makanya ia bisa meneliti buku yang didapatkannya secara misterius tanpa harus memikirkan tentang cara bertahan hidup. Karena ia sudah menjadi seorang pengusaha muda.

Dok.Chandra Ekajaya

Meskipun gagal dalam akademik, Chandra Ekajaya sangat ahli dan terampil dalam bidang filologi. Sehingga ia bisa membaca berbagai macam aksara. Setelah meniatkan diri untuk meneliti buku yang diperolehnya di loteng, ia mulai membaca buku tersebut. Ternyata isinya sangat di luar dugaan, sebab buku itu adalah catatan perang akhir zaman.

Permasalahannya adalah tahun-tahun yang disebutkan dalam buku itu belumlah terjadi. Sehingga bisa diduga bahwa peristiwa dan fenomena yang ditulis dalam buku tersebut merupakan kejadian yang akan terjadi di masa depan. Lelaki yang belum genap berusia 30 tahun ini sangat kaget karena mendapatkan informasi yang detil dari catatan perang akhir zaman.

Catatan perang akhir zaman. Entah Chandra Ekajaya harus bahagia atau senang karena mendapat informasi sedini ini. Tetapi ia lebih memikirkan nasib dari generasi ke depan, yaitu anak dan cucunya. Apakah mereka harus menghadapi peradaban yang begitu dangkal dan primitif, sehingga antar manusia saling memakan satu sama lain. Inilah yang menjadi keprihatinan dan polemik tersendiri dari hatinya.

Silahkan Baca Lebih Dalam Tentang Pengusaha Chandra Ekajaya Sukses!!

Pusaka Semar Kuning Yohanes Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya selalu mengatakan bahwa orang Jawa harus mempunyai keris. Baik laki-laki maupun perempuan. Menurutnya keris adalah sebuah piyandel alias penguat dari psikis atau kejiwaan manusia Jawa. Sehingga nantinya akan menghasilkan karakter dan jati diri yang kuat serta santun. Ini sebabnya semua orang Jawa pada zaman dahulu terkenal akan keramahannya.

Bahkan menurut para sesepuh zaman dahulu, orang-orang Jawa belumlah lengkap bila tidak mempunyai pusaka. Pusaka masuk ke dalam lima hal wajib yang harus dimiliki oleh orang Jawa. Diantaranya wisma, turangga, pusaka, wanita, dan kukila. Hal ini tidak hanya berlaku bagi laki-laki saja. Sebab wanita Jawa pun sudah dikatakan sempurna jika ia mempunyai seorang emban dan pengasuh bagi putra-putrinya kelak.

Chandra Ekajaya mengenalkan pusaka-pusaka miliknya di salah satu galeri internasional di negara Jepang. Pria yang berasal dari Malang, Jawa Timur ini mengatakan bahwa ia ingin memperkenalkan budaya adiluhung Nusantara, terutama Jawa kepada khalayak dunia.

Orang-orang Jepang sangat antusias melihat pusaka-pusaka yang berbentuk keris, tombak, dan kayu-kayu bertuah. Mereka mempunyai ingatan bawah sadar terhadap keris, karena kaisar-kaisar zaman dahulu pun mempunyai keris Jawa yang biasanya merupakan hadiah dari para raja Jawa. Ini membuktikan bahwa Jepang pada dasarnya sangat kagum dan takdzim dengan orang Indonesia, karena bagaimana pun mereka pernah menjadi bagian dari imperium besar yang bernama Nusantara.

Dok.Chandra Ekajaya

Imperium Nusantara mempunyai kekuasaan dua per tiga dunia. Bahkan pernah pada beberapa waktu imperium tersebut mempunyai kekuasaan hingga seluruh dunia. Ini bisa dibuktikan melalui artefak-artefak yang tertinggal dalam sisa peradaban kuno. Hal inilah yang menjadi pertanyaan besar bagi peradaban modern saat ini.

Pria yang mempunyai usaha distro You And Me dan kuliner Q Pizza ini sangat gemar sekali melakukan pameran internasional terkait benda-benda bersejarah dan bertuah. Dalam artian mempunyai nilai seni yang tinggi serta memiliki nilai kesejarahan yang sangat arkais. Maka dari itu ia sangat senang ketika orang-orang ramai berkunjung menghadiri pameran benda pusaka Nusantara.

Lelaki yang belum genap berusia 30 tahun ini mempunyai nama julukan yang sangat sakral, yaitu Ki Sambarlangit. Nama ini menjadi sebutan atau pun julukannya karena pengusaha muda ini sangat menyukai berbagai macam hal yang berkaitan dengan klenik, mistik, supranatural, dan spiritual. Semua sudah mewujud menjadi satu dalam dirinya.

Pemilik Keris Semar Kuning ini mengaku bahwa dirinya pernah gagal dalam bidang akademik. Karena itu ia mempunyai etos kerja yang tinggi serta lebih bila dibandingkan orang lain karena ia menyadari bahwa ia memiliki kekurangan di sisi itu. Silahkan untuk selanjutnya Anda bisa mendapatkan Semar Kuning dengan cara Chandra Ekajaya