Chandra Ekajaya Bikin Konsep Penjualan Baru

Pengusaha Chandra Ekajaya menjelaskan kepada para wirausahawan muda tentang persiapan dan tips bila ingin memulai usaha. Menurutnya setiap pengusaha harus bisa memikirkan ide untuk menarik pelanggan datang. Selain menu-menu makanan yang menggugah selera, mungkin cara yang satu ini sedang jadi tren di kalangan para pengusaha kuliner di Republik Rakyat Tiongkok. Bahkan dilansir situs media terkenal fenomena ini disebut sebagai hoter. Konsep dari cafe ini adalah mempekerjakan wanita seksi dan menggunakan pakaian minim untuk menyajikan makanan. Hal ini bisa saja diterapkan di negara Indonesia dengan berbagai modifikasi. Bisa saja untuk di wilayah yang kuat pengaruh agama Islam, maka cafe atau restoran disajikan oleh para wanita yang mengenakan burqa ataupun lelaki yang menggunakan sarung. Cara ini jelas sekali bisa menarik perhatian customer. Menyajikan konsep makanan hot-pot daging, para wanita berpakaian seksi, ataupun pria yang menggunakan sarung yang jadi pelayan ini berjalan ke sana ke mari untuk membawakan daging yang akan dipanggang ke meja-meja pelanggan.

Chandra Ekajaya Bikin Konsep Penjualan

Pengusaha Chandra Ekajaya ingin menawarkan sebuah konsep yang baru untuk penjualan cafe dan restoran. Bila di kondisi masyarakat urban, maka siapa yang bisa menolak tawaran perempuan seksi. Meski memang paling banyak yang datang adalah customer pria, tak jarang juga yang datang bersama keluarga. Bila mengaca pada Tiongkok, hal ini sangat bagus dan perlu dicontoh, tetapi sayangnya, para model seksi ini hanya dibayar untuk grand opening. Setelah itu, restoran akan beroperasi seperti biasa, tanpa wanita berbusana seksi. Jadi intinya, cara ini hanya untuk sensasi saja, ajang promosi. Tetapi dalam konsep Chandra Ekajaya, ia ingin cafe dan restoran seterusnya menggunakan pakaian seksi. Bila di wilayah muslim yang taat, maka pelayan cafe tersebut wajib memakai sarung dan burqa. Bila ini berhasil maka akan menjadi percontohan bagi daerah-daerah yang lain. Masyarakat Indonesia sangat senang dengan sensasi. Maka sangat wajar jika menggunakan konsep ini maka pendapatan cafe atau restoran akan bertambah. Semoga saja dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *