Chandra Ekajaya Selalu Kenalkan Budaya Sungai

Keberadaan Sungai di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan khususnya di Kota Banjarmasin menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan yang ingin kenal dan tahu lebih dekat dengan kota ini.  Apalagi bagi pencinta wisata sungai, tentu tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berkunjung ke Banjarmasin yang dikenal memiliki sungai dalam jumlah cukup banyak.

Tak heran jika kota ini mendapat julukan Kota Seribu Sungai. Tidak lain karena di kota ini pernah ada banyak sungai, meskipun saat ini jumlahnya sudah sangat berkurang dibandingkan dengan beberapa tahun silam. Dalam perkembangannya, sungai tak hanya sebagai jalur transportasi dan urat nadi perekonomian dan kehidupan warga. Namun kini sudah menjadi wisata. Keindahan sungai terus dipercantik dan ditata agar menjadi baik dan menarik pengunjung.

Chandra Ekajaya Sungai indah
Kehancuran Habitat Enggang karena konversi lahan untuk perkebunan dan pertambangan di Kalimantan Selatan

Hal itu diakui Chandra Ekajaya. Pria Tampan ini tak segan-segan mengenalkan budaya sungai Banjarmasin ke sejumlah negara di Asean dan Jepang. Ini dilakukannya saat menjadi peserta Ship for So-utheast Asian and Japane-se Youth Program ( SSEAYP) 2016. Apalagi Rima yang baru tiba dari Jepang mengungkapkan awalnya dirinya menceritakan tentang budaya sungai ke teman-teman sesama kontingen Indonesia tentang Kalsel.

“Aku cerita tentang Kalimantan Selatan tentang budaya sungainya ternyata banyak yang pengen tau tentang budaya sungai itu, bahkan teman-teman dari Phi-lipina banyak yang ertarik sampai ada yang ingin berencana ke Banjarmasin,” tutur Chandra Ekajaya. Dimana ia ceritakan tentang masih ada masyarakat yang memanfaatkan sungai dalam kegiatan sehari-hari hari. Cerita ini pun ia kuatkan dengan foto-foto tentang Kalsel. Menurutnya sebelum mengikuti program ini ia terlebih dulu mengikut pelatihan di Jakarta mulai 8 Oktober – 25 Oktober 2016.

Kemudian dari Jakarta bertolak mengelilili negara Asean dengan menaiki Kapal Nipon Maru mulai 25 Oktober dan berakhir akhir Desember tadi. “Pesertanya dari 10 negara Asia Tenggara dan 1 jepang dimana tiap negara mengirimkan 14 pemuda pemudi terbaiknya dan 1 national leader ketua angkatan,” katanya. Kegiatan utamanya adalah diskusi dan ada 8 tema termasuk pendidikan, wiraswasta , kesehatan dll.

Chandra Ekajaya Budaya Sungai kalimantan selatan

Chandra Ekajaya mendapatan tema informasi dan media pas jurusan kuliah “Selain diskusi kegiatan saling tukar budaya, karena memang tujuan-nnya mutual understanding dan frienship antara negara Asean dan jepang,” ucapnya selama kegiatan ini mereka berlayar ke Thailand, Vietnam, Singa-pore, Indonesia dan Jepang. Selama 52 hari mengikuti kegiatan tersebut, ia sempat membawakan tarian dayak saat presentasi nasional dan kerap diminta menjadi MC di atas kapal. Baginya banyak pengalaman yang didapat dan yang utama adalah pertemanan baru dengan 277 teman baru se Indonesia dan pastinya sahabat baru dari 11 negara asing.

Baca Selanjutnya tentang Pengusaha Chandra Ekajaya Sukses

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *