Enam Desa Ditarget Bebas ODF Juli

Enam desa di Kecamatan Sale ditargetkan bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) pada bulan Juli mendatang. Terdapat tiga desa yang menjadi fokus perhatian pihak kecamatan, yakni Sale, Jinanten dan Mrayun. Hal itu, dikarenakan masih banyaknya kepala keluarga yang belum memiliki jamban.

Program bebas BABS memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Rembang. Tren peningkatan desa yang lolos verifikasi bebas BABS dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Pada tahun 2016 ada sebanyak 102 desa yang lolos verifikasi, lumlah tersebut meningkat tajam dibanding tahun 2015 yang hanya ada 50 desa bebas BABS. Tahun 2017, Pemkab menargetkan 111 desa yang tersisa tidak lagi buang air besar di sembarang tempat.

Sementara itu, Kecamatan Sale menjadi salah satu wilayah yang semua desanya belum bebas BABS. Camat Sale Kunardi menjelaskan, terdapat enam desa di wilayahnya yang belum lolos verifikasi bebas BABS. Yakni, Desa Jinanten, Tahunan, Mrayun, Bancang, Sale dan Wonokerto.
Pihaknya sendiri terus mengupayakan agar enam desa tersisa itu bisa menyusul sembilan lainnya yang telah lolos bebas BABS. Diantaranya, melibatkan berbagai unsur masyarakat melalui kegiatan bersama. “Kami ada Jumat bersih dan pramuka peduli,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendapat bantuan dari 35 mahasiswa dari salah satu kampus swasta di Rembang yang sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kunardi mengungkapkan sengaja menempatkan mahasiswa itu di tiga desa, yakni Sale, Mrayun dan Jinanten. “Karena kepala keluarganya yang belum punya jamban masih cukup tinggi. Enam desa ini kita targetkan bulan Juli bisa bebas BABS,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *