Perbandingan Alien Raksasa Afrika Dengan Alien Kerdil Atacama Humanoid

Dok.Yohanes Chandra Ekajaya

Dok.Yohanes Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya kali ini akan membandingkan antara alien kerdil bernama Atacama Humanoid dengan alien raksasa yang ditemukan di kawasan afrika baru-baru ini. Melihat dari ukuranya saja mungkin sudah bisa ditebak perbedaan yang paling mendasar adalah tentang ukuran nya. Namun ada beberapa hal lainya yang sangat menarik dari perbedaan keduanya, antara lain.

Atacama Humanoid

Atacama Humanodi sendiri merupakan penemuan yang masih menjadi perdebatan di kalangan antropolog dunia. Ada beberapa kalangan yang menganggap ini adalah alien yang berasal dari luar angkasa. Namun sebagian lain menganggap itu adalah makhluk bumi yang mengalami kelainan genetik (Kekerdilan). Hal ini di buktikan dengan penelitian dan film documenter “Sirius” oleh para ilmuwan di Universitas Stanford, California, Amerika Serikat, telah melakukan tes DNA terhadap kerangka mirip alien itu dan menyatakan mayat seukuran pena itu adalah manusia yang gennya telah dimutasi, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail.

“Sirius” sendiri adalah film dokumenteryang dibuat oleh Dr Steven Greer – seorang dokter UGD yang beralih menjadi peneliti UFO – disaat ia berjuang untuk mengungkapkan informasi rahasia tentang rahasia energi & teknik propulsi.

Dok.Yohanes Chandra Ekajaya

Alien Dari Afrika

Awal dari penemuan ini adalah ketika Sebuah tim antropolog menemukan penguburan misterius di hutan dekat kota Kigali Rwanda (Afrika Tengah). Jasad alien yang ditemukan berukuran rakasasa tapi mirip dengan manusia sebenarnya. Kepala kelompok riset mempercayai bahwa mereka makhluk-makhluk itu berasal dari planet lain yang meninggal akibat bencana. Para makhluk tersebut memiliki ciri tinggi sekitar 7 kaki. Kepala mereka besar tidak proporsional dan mereka tidak punya mulut, hidung atau mata.

Banyak sekali bukan perbedaanya antara alien raksasa dari afrika dengan alien Atacama Humanoid yang coba diuraikan oleh  Chandra Ekajaya, yang jelas perbedaan mendasar adalah ukuranya, serta masih diragukanya apakah benar kedua penemuan tersebut adalah alien atau bukan. Hal ini masih menjadi kontroversi sampai sekarang

Yohanes Chandra Ekajaya Gagal di Akademik Tidak Masalah

Yohanes Chandra Ekajaya Bisnis Kuliner

Yohanes Chandra Eka, pria kelahiran Malang Jawa Timur 30 tahun yang lalu ini menjadi salah satu sosok yang berhasil dalam menjalankan sebuah bisnis kuliner yang kini menjadi salah satu bisnis yang paling menjanjikan di Indonesia. Melalui sebuah brand kuliner bernama Q Pizza Yohanes Chandra Ekajaya seolah mengabarkan kepada semua masyarakat Indonesia bahwa kini menu khas Eropa tersebut dapat diperoleh di Indonesia. Roti dengan taburan keju, saus, dan mayonaise tersebut dikenal luas sebagai masakan kalangan atas. Namun, berkat kehadiran Q Pizza, makanan tersebut disajikan dengan cita rasa luar biasa dan tentu saja dengan harga yang cukup ekonomis.

Yohanes Chandra Ekajaya mengisahkan Q Pizza berdiri pada tahun 2010, dimana saat itu bisnis pizza secara keseluruhan dikuasai oleh waralaba asing. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa Q Pizza menjadi salah satu alternatif lain bagi para pembeli dan penyuka makanan khas Eropa satu ini. Salah satu yang membuat masyarakat sangat menggemari Q Pizza ini ialah kolaborasi citarasa tradisional dan modern.

Yohanes Chandra Ekajaya Kiat sukses Bisnis Fashion

 

Yohanes Chandra Ekajaya Pebisnis yang sukses, namun sederet kisah pilu pun kerap menghampiri dirinya ketika tengah merintis usaha tersebut. Drop Out dari salah satu universitas di Jawa Timur menjadi pilihannya untuk setia dan fokus dalam menjalani usaha kuliner. banyak hal terjadi setelah ia gagal dalam akademiknya, hal itu tidak membuatnya patah arang, ia justru semakin bersemangat untuk bertahan dan memikirkan bagaimana caranya untuk tetap survive.

Alhasil, meski mendapatkan larangan keras dari pihak orang tua dan cibiran dari beberapa sahabat karibnya justru membuat dirinya termotivasi untuk menjalankan bisnis tersebut. Mantap untuk berbisnis akhirnya Yohanes Chandra Ekajaya pun membuat sebuah racikan untuk membuat pizza. Hampir sekitar enam bulan, akhirnya ia pun menemukan rasa yang tepat hingga saat itu, ia menghadirkan beberapa teman-temannya untuk mencicipi produk andalannya tersebut.

Yohanes Chandra Ekajaya Klenik dan usaha

Jawaban positif pun diterima olehnya, dimana teman-temannya justru langsung memesan produk dari Yohanes Chandra Ekajaya. Pada akhirnya, pesanan demi pesanan didapatkan olehnya, hingga berbuah kesuksesan. Kini, Q Pizza telah berhasil berkembang dan membuka cabang di beberapa daerah. Dengan menggunakan sistem waralaba, akhirnya produk-produk Q-Pizza dapat terdistribusi ke seluruh Indonesia.

Ki Sambarlangit, ya itu julukan yang diberikan oleh rekan-rekan Yohanes Chandra Ekajaya kepadanya. Julukan itu menempel kepadanya karena memang ia menyambar bagai petir di setiap bisnisnya. Setelah ia sukses dengan Q Pizza, yohanes Chandra Ekajaya sekarang mulai mendirikan sebuah bisnis di bidang fashion yang jauh diluar ekspektasi teman-temannya yang ada di sekitarnya.

You and Me, merupakan sebuah brand yang ia usung dalam bisnis fashionnya. Usaha di bidang fashion ini memang belum lama ia geluti tetapi perkembangan dari bisnis fashionnya ini sudah terlihat secara signifikan. Melalui keuletannya dalam bidang pemasaran akhirnya brand nya ini bisa berkembang hingga ke luar negeri.

Yohanes Chandra Ekajaya Dari Dukun jadi Pengusaha

Masa depan ternyata memang tidak ada yang tahu, kita tidak pernah bisa memprediksi masa depan dengan tepat karena kita ini manusia biasa yang penuh dengan dosa. Seperti apa yang dialami oleh Yohanes Chandra Ekajaya beberapa tahun silam. Siapa sangka seorang pengusaha muda sukses yang gagal di bidang akademik kelahiran Malang Jawa Timur 30 tahun lalu tersebut mengalami hal-hal yang tidak terduga dan baru ia alami pertama kali dalam hidupnya.

Yohanes Chandra Ekajaya Dari Dukun jadi Pengusaha sukses

Pemuda yang kerap disapa Ki Sambar langit ini dulunya merupakan seorang dukun yang sangat profesional dengan ribuan pasien yang siap mengantri di tempat prakteknya. Dalam sehari, dulunya Yohanes Chandra Ekajaya  tak pernah sepi pengunjung. Rata-rata pasien yang datang adalah meminta kesaktian dan kekebalan kepada Yohanes Chandra Ekajaya selaku dukun profesional yang mempunyai nama.

Sekian lama ia membuka praktek klenik di rumahnya, akhirnya ia sadar bahwa semua praktek klenik yang ia jalani itu merupakan sebuah hal yang sia-sia. Bukan membantu orang lain tetapi malah sering merugikan orang lain, karena setiap orang yang datang ke tempatnya setelah meminta kesaktian lalu biasanya mereka melakukan tindakan kriminal. Tak disangka-sangka pada tahun 2009 Yohanes Chandra Ekajaya mendapat sebuah hidayah dan menghentikan semua praktek kleniknya itu.

Yohanes Chandra Ekajaya Dari Dukun jadi Pengusaha kuliner

Saat ini hidup Yohanes Chandra Ekajaya sudah berubah drastis dari yang awal mulanya menjadi seorang dukun ia beralih profesi menjadi seorang pengusaha muda. Setelah ia banyak berkonsultasi dengan para Kyai dan ulama ia akhirnya menemukan jalan yang lurus dan tidak merugikan orang lain. Q Pizza, ya itu nama brand dari salah satu usaha Yohanes Chandra Ekajaya. Q Pizza ini merupakan usaha kuliner yang ia rintis bersama istrinya dan saat ini sudah mempunyai banyak cabang sehingga ia dapat membantu para pengangguran yang belum dapat kerja.

Selain bergerak di bidang kuliner ternyata pemuda yang mempunyai julukan Ki Sambarlangit ini juga mempunyai banyak usaha yang dijalani. Ia sadar bahwa saat ini pemerintah sudah tidak dapat memenuhi kuota pengangguran di Indonesia sehingga banyak pengangguran yang hanya benar-benar menganggur. Untuk mengatasi itu Yohanes Chandra Ekajaya membuka sebuah usaha selain usaha kuliner  Q Pizza yang ia kelola saat ini.

You and Me merupakan bentuk usaha yang didirikan oleh Yohanes Chandra Ekajaya selain di bidang kuliner. You and Me ini bergerak di bidang bisnis fashion. Karena Yohanes Chandra Ekajaya merupakan mantan dukun maka usaha fashion yang ia jalani juga masih ada sedikit unsur-unsur klenik atau perdukunan, tetapi hanya style nya saja bukan yang lain. Saat ini usaha fashion yang ia kembangkan ini dipegang oleh istrinya secara management karena Yohanes Chandra Ekajaya sendiri sudah sedikit kewalahan dengan semua cabang Q Pizza nya.

Yohanes Chandra Ekajaya Berlatih Ndhalang Semalam Suntuk

Yohanes Chandra Ekajaya Dalang Cilik

Seni pedalangan harus dilestarikan. Itulah komitmen SMKN 12. Sekolah di Jalan Siwalankerto tersebut menjadi satu-satunya sekolah di Jawa Timur yang mengajarkan cara mendalang. Yohanes Chandra Ekajaya  lincah menggerakkan dua wayang dengan tangan kanan dan kirinya. Di tangan kanan perempuan berusia 16 tahun itu ada wayang Patih Handanayuda dari Negara Purwacarita. Di tangan kirinya ada Patih Bramangkara dari Negara Sunggelamanik.

Sebelumnya, perempuan yang duduk di bangku kelas X SMKN 12 itu memukul cempolo sebagai tanda dimulainya pertunjukan. Kakinya aktif memukul keprak. Yohanes Chandra Ekajaya merupakan salah seorang siswa yang ingin belajar menjadi dalang. Karena itu, dia rajin berlatih. Kepala Kompetensi Seni Pedalangan SMKN 12 Supriyono menyatakan, pembelajaran seni pedalangan di SMKN 12 bersifat multikultur. Artinya, tidak hanya mengajarkan satu gaya seni pedalangan Jawa Timuran, melainkan juga pedalangan Surakarta.

Secara umum, kata dia, tidak ada yang berbeda antara dua gaya seni pedalangan itu. Hanya, ada sedikit karakter yang tidak sama. Jika gaya Surakarta lebih kalem, gaya Jawa Timuran memiliki teknik pukulan kendang yang lebih kuat. “Di sini siswa diajari mendalang semalam suntuk,” katanya. Untuk bisa mendalang, siswa diajari tiga hal dasar. Yakni, cara memegang wayang, dasar vokal, serta dasar dialog. Dasar-dasar itu wajib diketahui mereka. “Kalau sudah mampu, bisa berkreasi. Jadi, tidak ngawur. Ada teorinya,” tutur Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Wayang Kulit

Dodogan, misalnya. Bunyi dog-dog-dogitu muncul ketika dalang memukul cempolo di bagian dalam kotak wayang. Dodogan itu tidak asal berbunyi. “Ada hitungannya,” jelasnya. Dodogan dengan cempolo besar punya arti terselubung. Yakni, kode atau perintah tertentu dari dalang kepada para pengiring. Dalam panggung wayang, juga ada bagian-bagian. Yakni Jagadan, langitan, sitinggil, dan paseban. Jagadan, kata Supriyono, dibatasi gunungan. Jagadan diukur sesuai dengan jangkauan tangan dalang. “Luwih ombo luwih apik’,’ ujar Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Pagelaran Wayang

Sitinggil dan paseban merupakan dua bilah batang pisang tempat menancapkan wayang. Bedanya, posisi sitinggillebih tinggi daripada paseban. “Ini menunjukkan kedudukan tokoh,” terangnya. Dasar vokal terdiri atas laras slendro dan laras pelog atau dalam istilah modern disebut tangga nada. Keduanya dimainkan dalam gending dengan seperangkat gamelan. Selanjutnya, ada dasar dialog yang harus dikuasai siswa.

Dasar dialog yang dimaksud adalah tata bahasa. Yakni, bahasa ngoko, krama, sastra kawi, dan bahasa pedalangan. “Bahasa pedalangan ini khusus. Kosakatanya ada hierarkinya,” ungkapnya. Kosakata atau tata bahasa tokoh yang satu dengan tokoh yang lain bisa berbeda. Bergantung pada golongan atau kedudukan tokoh yang bersangkutan. Tata bahasa yang khusus itu juga harus dipahami siswa. “Jadi, memang kompleks. Ini baru dasar. Belum bahasa, permasalahan, suasana, konflik, dan solusinya, dalang harus bisa,” tegasnya.

Seperti dalang pada umumnya, siswa harus bisa mendalang semalam suntuk. Durasi semalam suntuk adalah enam jam, pukul 21.00 hingga pukul 03.00. Ada juga yang sampai pukul 04.00. ‘Pokoknya sebelum subuh,” imbuhnya. Poinnya, dalang harus bisa mengolaborasikan keterampilan memegang wayang, nembang, dan melakukan dialog.

Yohanes Chandra Ekajaya Congkel Kotak Amal Musala

 

Mengaku kehabisan uang buat beli bensin, seorang pemuda nekat mencuri uang di kotak amal musala. Dia adalah Yohanes Chandra Ekajaya, 33, warga Desa/Kecamatan Sukamakmur. Sasarannya, Musala Al Muqarabah Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem. Beruntung aksinya tepergok pengurus musala. Ia pun menjadi bulan-bulanan warga. Pihak Kepolisian menerangkan, peristiwa itu terjadi Minggu siang (29/1), sekitar pukul 11.30.

Tepatnya menjelang salat duhur. Yohanes Chandra Ekajaya  datang ke musala tersebut. “Karena itu, awalnya, warga tidak curiga,” terangnya. Begitu juga dengan Syamsuri, 43, takmir musala yang kebetulan sedang beristirahat di dalam. Menyangka situasi sedang sepi dan tidak ada orang lain di musala, Yohanes Chandra Ekajaya  segera beraksi. Ia tergiur begitu melihat kotak amal yang diletakkan di teras musala. Gerak-geriknya yang mencurigakan pun mengundang perhatian Munir. Dari dalam musala, ia terus memerhatikannya. “Ternyata betul, pelaku sedang berusaha membuka kotak amal dengan kunci,” ujar Slamet.

Yohanes Chandra Ekajaya Congkel Kotak Amal Musala

Tak ingin kecolongan, Syamsuri langsung meneriaki Yohanes Chandra Ekajaya  maling. Teriakan tersebut akhirnya mengundang perhatian puluhan orang yang tinggal di sekitar musala. Dalam tempo sekejap, mereka langsung menggeruduk lokasi kejadian. Yohanes Chandra Ekajaya  yang terkepung, akhirnya, tidak bisa kabur. Ia pun segera menjadi bulan-buianan warga yang geram atas ulahnya. Beruntung, perangkat desa segera mengamankan pemuda tersebut. “Oleh perangkat, kejadian itu lalu dilaporkan kepada kami,” kata Slamet

Yohanes Chandra Ekajaya Congkel Kotak Amal Musala 2 300x200 - Yohanes Chandra Ekajaya Congkel Kotak Amal Musala

Polisi lalu segera datang untuk menjemput Yohanes Chandra Ekajaya . Ia diamankan berikut barang bukti uang yang dicurinya sebesar Rp 204 ribu. Saat diperiksa, Yohanes Chandra Ekajaya  mengaku mencuri lantaran kehabisan uang untuk beli bensin. Tak berselang lama, kedua orang tua Yohanes Chandra Ekajaya  menyusul ke kantor polisi. “Kepada kami, orang tua pelaku mengaku jika anaknya memiliki penyakit saraf kejiwaan. Karena itu, perilakunya terkadang tidak terkontrol,” ujar Slamet.

Mendengar itu, sejumlah takmir musala yang turut dihadirkan sebagai saksi ganti merasa iba. Karena itu, kemarin (30/1), takmir musala memutuskan mencabut laporannya. “Keputusan itu diambil setelah melalui musyawarah takmir musala. Lagi pula, kerugiannya juga tidak seberapa,” kata Slamet. Mengacu pada Peraturan Mahkamah Agung No 02 Tahun 2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan lumlah Denda dalam KUHP, polisi memutuskan tidak menahan Yohanes Chandra Ekajaya . Usai diperiksa, dia langsung diperbolehkan pulang. Namun, bukan berarti kasusnya berhenti. Proses hukum tetap berlanjut. Yohanes Chandra Ekajaya  dijerat dengan pasal 364 KUHP tentang tindak pidana ringan. Ancaman hukumannya maksimal tiga bulan penjara. “Hanya kami kenakan wajib absen setiap Senin dan Kamis ” tutur Slamet

Yohanes Chandra Ekajaya Bertekad Ikuti Turnamen Internasional

Yohanes Chandra Ekajaya Bertekad Ikuti Turnamen Tenis Internasional

Yohanes Chandra Ekajaya, 15, di usia yang masih belia prestasi di cabang olahraga (cabor) tenis tidak diragukan. Baru-baru ini, ia mengikuti seleksi nasional untuk mengikuti pertandingan ke tingkat internasional. “Waktu seleksi nasional peringkat IV. Rencananya yang juara I sampai III dikirim untuk mengikuti ajang International Tennis Federation (ITF) di New Delhi,” jelasnya. Meski Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan peringkat IV, ia tidak patah semangat.

Kesempatannya untuk bertanding di laga internasional masih cukup luas. Apalagi, usianya yang baru menginjak 15 tahun itu, Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil menjadi juara I untuk kategori 16 tahun pada even New Armada yang digelar seminggu lalu di Magelang. “Inginnya ikut menjadi bagian dari PON atau SEA Games. Tapi, usianya kan masih belum bisa, mungkin SMA ya,” tutur Yohanes Chandra Ekajaya.

Yohanes Chandra Ekajaya Ikuti Turnamen Internasional

Lelaki yang kini duduk di bangku kelas IX G SMP 4 Kudus tersebut, mulai mengenal tenis sejak usia tujuh tahun. Saat itu, ia hanya ikut latihan tenis bersama orang tua dan kakaknya di lapangan tenis Makodim 0722 Kudus. “Sejak itulah saya suka tenis dan dibina Pak Bambang,” ungkap pria bertubuh mungil ini. Kini, Yohanes Chandra Ekajaya masih berlatih untuk bisa mendapatkan tiket pertandingan yang digelar ITF. Pasalnya, untuk mengikuti ajang ITF, ia harus mempersiapkan performa dan jam terbang untuk pertandingan yang ada di lokal Indonesia.

“Sebulan itu biasanya empat kali pertandingan. Untuk sementara ini, belum ada jadwal pertandingan lagi. Sehingga, konsentrasinya ke pelajaran di sekolah,” imbuh Yohanes Chandra Ekajaya yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara ini. Ditambahkan Bambang selaku pelatih, potensi Yohanes Chandra Ekajaya sebagai petenis muda cukup bagus. Dia memiliki kemampuan dan tekad yang kuat selama ini.

Yohanes Chandra Ekajaya Lomba Tenis

Ia pun dinilai cerdas. Inilah yang membuat Yohanes Chandra Ekajaya saat usianya masih 14 tahun, kemampuannya bisa disejajarkan dengan petenis yang telah berusia 16 tahun. “Tinggal menambah jam terbang untuk pertandingan skala nasional dan internasional. Kami juga berharap ke depannya dia bisa mendapatkan bapak asuh yang bisa menunjangnya dalam pertandingan ITF,” tuturnya.

Nasib Chandra Ekajaya Masih Simpang Siur

Nasib Chandra Ekajaya kecelakaan kapal
Nasib Chandra Ekajaya, warga Jepara, hingga kini masih misterius. Meski diduga menjadi salah satu korban kapal TKI yang karam di perairan Pantai Tanjung, Leman Mesing, Johor, Malaysia. Hingga kemarin pihak keluarga yang bersangkutan masih menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara Batam, untuk memastikan keberadaan pria 30 tahun itu menjadi korban kapal tenggelam atau tidak.

Bahkan Marsudi orangtua Chandra Ekajaya, terus memantau perkembangan dari anak tunggalnya itu serta berharap masih ada kabar baik”  Keluarga masih berharap Chandra Ekajaya masih hidup, karena dari kabar yang didapat diduga masih ada dua orang yang selamat dan melarikan diri Soalnya Chandra Ekajaya pandai berenang, semoga masih hidup,” terangnya.

Untuk pemantauan nasib Chandra Ekajaya, pihak keluarga selalu menghubungi rekan yang ada di Malaysia yang mengecek jenazah korban kapal yang karam yang ada di RS Mersing, Johor, Malaysia. Hasilnya memang kabar yang didapat dari keluarga korban dengan ciri-ciri seperti Chandra Ekajaya tidak ditemukan.

Nasib Chandra Ekajaya Evakuasi Kecelakaan kapal

“Kami juga menyuruh saudara yang ada di Malaysia agar mengecek apakah ada korban dengan ciri-ciri yang sama seperti Chandra Ekajaya,” jelasnya.
Sementara ibu Chandra Ekajaya, Surtinah mengakui pihak keluarga masih membatalkan keberangkatan untuk ke Batam mengecek langsung korban Chandra Ekajaya sampai mendapatkan hasil visum.

Jika hari ini (kemarin) pihak RS Bhayangkara Batam memberikan informasi tentang hasil visum, kakak korban langsung berangkat ke Batam nanti pukul 11.00 untuk memastikan,” ungkapnya. Niat Chandra Ekajaya menjadi TKI adalah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang serba kekurangan. Pada awalnya kejadian ini sangat tidak terduga oleh pihak keluarga Chandra Ekajaya karena satu jam sebelum pulang menaiki kapal itu.

Chandra Ekajaya sempat menghubungi pihak keluarga kata ayahnya akan tetapi setelah dua hari Chandra Ekajaya tidak ada kabar dan tiba – tiba pihak kelurahan mendatangi keluarga Chandra Ekajaya dengan petugas dari dinas mengabarkan bahwa kapal yang dinaikinya tenggelam di Batam.
Kabar tersebut membuat keluarga Chandra Ejaya terkejut dan saat ini masih berharap bahwa Chandra Ekajaya baik-baik saja dan bisa pulang ke rumah dengan selamat bersama dengan rekan-rekannya yang lain.

Chandra Ekajaya Jual Mobil Rongsok  

 

 

Chandra Ekajaya Jual Mobil Bekas

Bagi penjual mobil rongsok ini, Chandra Ekajaya selalu menantang setiap orang yang menyangsikan bahwa mobil rongsok bisa dijadikan lahan atau ladang bisnis. Di kabupaten Wonosobo ini banyak sekali mobil-mobil lawas yang sudah layak disebut sebagai mobil rongsokan dan karatan. Hebatnya, lelaki satu ini dapat menjual mobil-mobil rongsok tersebut dengan harga yang sangat tinggi.

Chandra Ekajaya Jual Mobil Bekas Murah

Chandra Ekajaya bisa dibilang sebagai salah satu pengusaha yang berhasil memanfaatkan potensi mobil-mobil yang sudah berkarat dan menjadi rongsok. Ia sering disebut sebagai pemburu bangkai tua atau bad car hunter. Dalam waktu lima tahun terakhir ini sudah tidak terhitung berapa bangkao mobil-mobil rongsok yang sudah ia dapatkan.

Chandra Ekajaya Jual Mobil Murah Banget

Sebagai seorang bad car hunter, Chandra Ekajaya mengatakan bahwa memburu mobil tua dengan kriteria rongsok dan karatan tidaklah semudah seperti yang orang-orang kira. Pengusaha ini mengatakan bahwa untuk menemukan mobil tua yang sesuai dengan kriteria tersebut ia harus berjuang ekstra keras dan membutuhkan waktu serta proses yang cukup lama untuk dapat membawa mobil rongsok dan berkarat tersebut ke garasi miliknya.

Chandra Ekajaya Jual Mobil Rongsok  tapi bagus

Misalnya, Chandra Ekajaya pernah mencari mobil yang berjenis Chevrolet tahun 1959. Ia berburu mobil tersebut hingga pedalaman Papua. Waktu yang ia habiskan untuk mencari mobil jenis ini mencapai lima tahun. Sedangkan untuk eksekusinya ia memerlukan waktu hingga satu bulan. Dengan gaya rockabilly-nya itu sudah tidak terhitung berapa mobil lawas yang sebelumnya penuh karatan dan layak dicap rongsok tersebut dijual oleh Chandra Ekajaya.

Nilai jual dari mobil-mobil lawas miliknya mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan untuk jenis mobil tertentu yang tergolong langka dan eksklusif harganya bisa mencapai tiga miliar rupiah. Chandra Ekajaya mendapatkan untung yang berlipat-lipat. Sebab ia mendapatkan mobil lawas dengan harga yang sangat murah. Kemudian karena keterampilan dan keahliannya, maka jadilah mobil-mobil lawas tersebut dipoles hingga mempunyai tampilan yang sangat menarik dan memiliki nilai jual tinggi. Baginya, bisnis mobil rongsok adalah bisnis yang sangat menguntungkan.

Chandra Ekajaya Jualan Furniture Tanpa Toko

 

Chandra Ekajaya Jualan Furniture Kursi unik

Bermain di bidang marketing, Chandra Ekajaya bisa dikatakan sukses dan mampu meraup untung sampai ratusan juta rupiah setiap bulan. Melalui usahanya itu, Chandra Ekajaya dapat melebarkan sayap untuk setiap produknya yang ada di gudang rumahnya. Chandra Ekajaya terobsesi dari perusahaan besar seperti Apple, Google, Amazon, Disney, dan laninya yang memulai bisnisnya dr rumah.

Chandra Ekajaya Jualan Furniture Lemari unik

Chandra Ekajaya sangat optimis dengan skill nya yang mampu mengoptimalkan banyak fitur dari google. Ia mendirikan sebuah perusahaan bernama Playwood.com. Perusahaan milik Chandra Ekajaya ini bergerak di bidang furnitur sebagai penunjang interioir design yang berbahan baku utama dari berbagai macam jenis kayu. Proses kreatif yang dijalankan oleh Chandra Ekajaya ini memang sudah banyak yang menjalankannya, akan tetapi dengan konsep yang berbeda.

Chandra Ekajaya Jualan Furniture Meja unik

Chandra Ekajaya menggolongkan produk Playwood.com dengan kompetitornya ialah masalah teknik pembuatan dan pemasaran atau marketingnya yang mempunyai teknik dan cara khusus. Hanya dengan 15 tenaga di perusahaannya, Chandra Ekajaya berhasil memproduksi 150 produk dengan berbagai macam desain. Penghasilan yang ia dapatkan tiap bulannya cukup mencengangkan, karena produknya dijual tanpa menggunakan toko alias online jadi tidak membebani pajak gedung. Untuk sebulannya penghasilan Chandra Ekajaya mencapai 250-500 juta rupiah.

Chandra Ekajaya Jualan Furniture Perabot Rumah tangga

Untuk masalah ekspor, Chandra Ekajaya masih dalam tahap mencoba. Walaupun sudah banyak peminatnya di luar negeri tapi Chandra Ekajaya kadang masih kesulitan untuk masalah pengiriman dikarenakan ia tidak memproduksi secara masal atau limited edition maka biaya kirim yang dibebankan kepadanya juga lumayan tinggi sehingga sebagian besar peminat dari luar negeri merupakan kolektor ataupun pengusaha interior desain.

Produk-produk yang banyak diminati oleh para pelanggan domestik sebagian besar ialah furniture-furniture yang ringan sebagai pelengkap dan hiasan untuk mempercantik ruangan dari pembeli tersebut. Tak jarang juga beberapa furniture seperti lemari dan meja juga ada yang memesan. Untuk pasar luar negeri yang paling laku dari produk Chandra Ekajaya sebagian besar adalah furniture kitchen set, meja makan, set meja ruang tamu dan ruang santai karena sebagian besar para pembelinya di luar negeri lebih mengutamakan dari segi futuristik dan keunikannya.

 

Chandra Ekajaya Jadi Komoditas Ekspor, Petani jadi Jutawan  

 

Lobster air tawar yang merupakan Crustacea yang memiliki nilai ekonomis yang terbilang tinggi. Ini karena lobster tersebut sering dihidangkan dalam jamuan mewah dan menjadi menu yang paling spesial. Faktanya, permintaan pasar akan lobster air tawar ini belum mampu tercukupi oleh ketersediaan dari para petani. Sehingga peluang membudidayakan lobster air tawar masih terbuka lebar dan sangat menggiurkan. Terutama untuk pasar luar negeri yang masih sangat menggantungkan produksinya dari Indonesia.

Chandra Ekajaya Petani jadi Jutawan  

Chandra Ekajaya yang merupakan salah seorang petani lobster mengungkapkan bahwa  rata-rata harga lobster air tawar yang dijual ke para pengepul berkisar antara Rp125 ribu sampai Rp150 ribu. Harga tersebut akan melonjak tajam jika dijual ke restoran yakni mencapai Rp200 ribu hingga Rp250 ribu. Harga bakal semakin meningkat apabila berhasil menembus pasar internasional dengan mengekspor lobster air tawar ke negara-negara premium seperti Singapura, Australia, Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa.

Lobster air tawar bisa hidup dengan baik di lingkungan perairan yang mempunyai tingkat keasaman 7-9. Suhu air yang ideal adalah 25-29 °C dengan kandungan oksigen terlarut di atas 4 ppm. Chandra Ekajaya  mengatakan bahwa sebenarnya dalam aplikasinya, Anda bisa menggunakan media pemeliharaan berupa akuarium, kolam tanah, kolam terpal, kolam beton, atau kolam fiber.

Jenis kelamin lobster air mulai dapat diketahui setelah usianya 3-4 bulan dan berukuran 3 inci. Lobster jantan memiliki bercak merah di capit luarnya dan ada tonjolan alat kelamin di pangkal kaki ketiga dari bawah. Sedangkan lobster betina terlihat mempunyai lubang alat kelamin pada pangkal kaki dari ekor dan tidak ada bercak merah di capit luarnya.

Pilih indukan lobster yang berpostur besar, pertumbuhannya cepat, jenis kelaminnya jelas, dan berasal dari varietas unggulan. Semakin besar ukuran indukan lobster tersebut, maka jumlah telur yang mampu dihasilkan pun akan semakin banyak. Letakkan 3 lobster jantan dan 5 lobster betina sekaligus di kolam pemijahan yang berukuran 1 x 0,5 x 0,5 m. Tambahkan 8 pipa peralon berdiameter 2 inci dan panjang 15-20 cm sebagai tempat persembunyian lobster.

Jenis pakan yang dapat diberikan setelah proses penetasan telur yaitu cacing pita atau cacing beku dengan jumlah 3 persen dari berat badannya. Hindari memberikan sayur-mayur dan umbi-umbian pada tahap awal ini. Pakan diberikan sebanyak dua kali sehari dengan takaran 25% saat pagi dan 75% ketika sore.

“Risiko kematian pada tahap pemeliharaan benih bisa dipicu oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal misalnya lobster gagal melakukan proses pergantian kulit. Sementara faktor eksternal bisa disebabkan karena tercemarnya lingkungan perairan di kolam pemeliharaan,” ungkap Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya Petani Lobster

Lobster bisa mulai dipanen setelah ukurannya mencapai 3-5 cm. Biasanya permintaan lobster dengan ukuran tersebut berasal dari para petani yang ingin membudidayakan lobster air tawar secara mandiri. Anda bisa menjualnya per paket yang berisi 3 lobster jantan dan 5 lobster betina yang dibandrol sekitar Rp150 ribu sampai Rp200 ribu.

Sementara permintaan pasar untuk lobster konsumsi, bobot yang diharapkan berkisar 100-300 gram. Harga akan semakin meningkat seiring dengan makin besarnya ukuran lobster tersebut. Namun di sisi lain lobster yang berukuran jumbo ini sanggup menghasilkan telur dalam jumlah yang melimpah sehingga sayang bila harus dijual untuk keperluan konsumsi.