Pengusaha Metafisika Merajai Dunia

Sudah menjadi pandangan umum jika pengusaha diidentikkan dengan materi. Tetapi tak selamanya pengusaha hanya berurusan dengan yang nampak saja.

Saat masih kecil, Chandra Ekajaya pasti tidak pernah mengira jika dirinya akan bersentuhan dengan klenik, dukun, dan supranatural secara intens. Padahal saat berusia lima tahun, pengusaha satu ini sangat takut dan membenci setiap hal yang berkaitan dengan metafisika. Terlebih ia tumbuh dalam lingkungan pengusaha, ayah dan ibunya adalah pengusaha yang sukses. Maka sangat wajar jika logika dan penalaran secara material positivis yang dipegang dirinya. Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di lingkungan sekolah dan tempat tinggalnya, penduduknya masih sangat percaya dengan klenik dan mistik. Anak-anak setiap pulang sekolah selalu memainkan permainan yang berhubungan dengan makhluk astral. Misalnya saja mereka bermain jalangkung. Dengan menggunakan kertas putih yang ditulisi huruf dan angka dalam bentuk lingkaran, kemudian menggunakan jangka dan tutup spidol sebagai penyangga jari dan jangka. Maka permainan itu pun bisa dimulai.

Mereka mengucap mantra: Jalangkung-jalangkung, di sini ada setan. Datang tak dijemput, pulang tak diantar. Jalangkung-jalangkung, cepatlah kamu datang. Setelah mantra selesai dirapal, maka permainan itu segera bisa dimulai. Diantara kerumunan anak-anak itu, ada satu anak yang dibesarkan di keluarga pengusaha tadi. Ia tidak mampu mencerna permainan tersebut. Karena meskipun akal sehatnya mengingkari, tetapi ia melihat secara nyata bahwa ada makhluk yang benar-benar masuk ke dalam jangka, dan menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan. Selepas dari bermain jalangkung, anak dari pengusaha ini selalu terbayang-bayang dengan permainan itu dan makhluk halus yang benar-benar muncul. Meskipun ia tidak mampu melihatnya. Tetapi ia tahu bahwa makhluk itu benar-benar ada di sana. Setelah peristiwa tersebut ia tidak pernah melewatkan satu kali pun bermain dengan makhluk halus bersama teman-teman sebayanya.

Pengusaha Perusahaan Kertas

Bahkan karena terlalu sering bergaul dengan anak-anak desa itu, ayahnya yang merupakan orang kaya sangat marah kepada dirinya. Apalagi ibunya, mereka merasa nama baik sebagai keluarga kaya tercoreng karena anaknya mempercayai klenik, mistik, supranatural, dan metafisika. Bagi mereka, pengusaha adalah kasta yang tinggi. Posisinya setara dengan bangsawan. Maka dari itu sangat menghinakan nama baiknya bila sampai ada anak dari pasangan pengusaha yang sangat dihormati dan disegani mempercayai hal-hal mistik itu. Pasangan orang tua itu pun tak segan memberikan peringatan terakhir kepada dirinya. Bila ia masih bergaul dengan anak-anak desa dan melakukan permainan yang tidak masuk akal itu, maka ia akan dicoret dari keluarga besar pasangan tersebut. Meskipun saat itu ia masih berusia sangat muda, sebaya dengan anak-anak sekolah dasar, tetapi ia mempunyai niat, tekad, dan prinsip yang kuat. Bagaimana pun ia merupakan keturunan dari pasangan pengusaha yang hebat. Semangat pengusaha mengalir dalam darahnya dan merasuk ke dalam tulang sumsumnya.

Pada suatu malam yang petang, ia memutuskan untuk meninggalkan rumah dan hidup mandiri. Ia hidup bersama dengan teman-temannya dan berguru tentang mistik dan klenik kepada seorang guru yang hidupnya sederhana. Kehidupan glamor ala pengusaha yang sebelumnya ia nikmati kini menjadi hal yang sangat susah ia gapai. Namun, sebagai balas budi kepada guru dan teman-temannya, ia mengajarkan mereka prinsip-prinsip dasar menjadi pengusaha. Ia menjelaskan tentang nilai pantang menyerah, gigih, dan semangat berjuang. Bagi para pengusaha, hidup adalah perjuangan yang dilakukan secara terus-menerus. Ia menerangkan kepada teman-temannya bahwa untuk menjadi pengusaha yang sukses, maka ia harus berani untuk gagal. Tidak ada pengusaha yang tidak pernah gagal, itulah pesan kedua orang tuanya. Bahkan presiden Amerika Serikat John. F. Kennedy pun pernah mengatakan bahwa hanya orang yang berani untuk gagal secara total yang akan meraih keberhasilan secara total.

Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, kegagalan bukanlah hal yang disenangi atau pun diharapkan. Tetapi kedua pasangan itu mengajarkan kepada anaknya bahwa dalam kegagalan itu ada pelajaran yang bisa diambil untuk meraih kesuksesan. Ia pun melanjutkan nilai berikutnya, yakni berani mencoba. Nilai yang satu ini masih terkait dengan nilai sebelumnya. Bagi para pengusaha, kegagalan sebenarnya tidak pernah ada. Bagi mereka, hal yang ada dan pasti adalah berhenti mencoba. Lalu nilai berikutnya adalah berani untuk merantau. Meskipun berawal dari konflik, tetapi keputusannya untuk meninggalkan rumah dan berani hidup mandiri serta mempelajari mistik merupakan bagian dari tindakan merantau. Bahkan ia tidak hanya merantau secara ragawi semata, tetapi secara akal dan pikiran pun ia berani melampauinya dengan mempelajari klenik. Meskipun dengan konsekuensi ia tidak diakui lagi sebagai keluarga pengusaha. Maka dari itu ia ingin membuat jalur sendiri, yakni pengusaha metafisika.

Setelah menyelesaikan pendidikan kawruh metafisikanya, ia bersama dengan kawan-kawannya sepakat untuk membuat perubahan besar bagi peradaban manusia ke depannya. Mereka percaya bahwa metafisika bukanlah hal yang tidak dapat dimengerti, melainkan hal yang belum dapat dimengerti. Misalnya saja teknologi listrik atau pun bola lampu merupakan teknologi yang sangat sulit diterima oleh akal dan pikiran manusia di zaman itu, tetapi karena berkembangnya ilmu pengetahuan dan infrastruktur yang mendukungnya, akhirnya teknologi tersebut bisa dipahami dan diterima oleh masyarakat. Maka mereka pun sadar bahwa untuk membuktikan pernyataan bahwa metafisika merupakan teknologi yang sangat canggih, diperlukan infrastruktur yang mendukungnya. Hal tersebut hanya bisa diwujudkan oleh para pengusaha yang mempunyai kemampuan modal yang sangat besar. Berangkat dari semangat itu pun mereka bekerja secara membabi buta. Mereka mempunyai tekad untuk sukses. Mereka berani untuk menjadi orang-orang yang sukses. Terutama anak dari pasangan pengusaha ini. Ia mempunyai keinginan untuk menjadi pengusaha metafisika.

Tentu tidaklah mudah untuk menyatukan dua anasir yang sangat berbeda. Logika dan rasionalitas menjadi ujung tombak dari pemikiran pengusaha, sedangkan kesantunan, budi pekerti, serta supranatural menjadi dasar dari pemikiran metafisika. Bila kedua hal ini bisa disatukan, maka akan tercipta sebuah pemikiran yang sangat dahsyat. Maka dari itu setelah mempunyai modal, ia bersama kawan-kawannya yang memang bertekad untuk mengangkat derajat metafisika pun bersepakat untuk membentuk sebuah perusahaan. Melalui cara yang bijaksana, mereka menentukan siapa pemimpin diantara mereka. Kemudian mereka pun membentuk struktur supaya perusahaan bekerja layaknya organisasi. Jabatan pemimpin perusahaan diduduki oleh Chandra Ekajaya. Karena secara kecerdasan manajemen dan mental, ia lebih baik dibandingkan teman-temannya. Mereka menyadari bila segala hal dikerjakan sendiri, maka energi yang dibutuhkan lebih besar. Selain itu belum tentu tujuan bersama mereka akan tercapai. Oleh karena itu mereka secara sadar dan legawa memilih posisi yang sesuai dengan kapasitasnya.

Meskipun bentuk perusahaan yang mereka dirikan merupakan perusahaan kertas, tetapi di dalam perusahaan tersebut mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung dunia metafisika. Bahkan mereka merancang sebuah perusahaan metafisika yang nantinya akan merajai setiap bisnis di seluruh dunia. Hal itu bisa tercapai karena tujuan utama mereka bukanlah materi, atau pun uang. Melainkan semangat untuk membentuk peradaban yang lebih baik bagi anak cucu generasi ke depan. Karena mempunyai visi seperti itu, maka tidak heran jika perusahaan ini hanya dalam waktu singkat mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang luas, dan dari usaha ini pun mempunyai dampak bagi kesejahteraan sosial masyarakat. Walau bukan yang pertama, tetapi seorang pengusaha yang meraih puncak prestasinya karena mampu menggerakkan visinya merupakan sosok seorang pengusaha yang mampu mengubah cara kerja dunia.

Secara metafisika itu sudah dijelaskan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, baik dalam hitungan satuan maupun puluhan tahun, akan terjadi sebuah peristiwa maha dahsyat. Dimana setiap orang di muka bumi dapat menyaksikan kesempatan melihat perubahan peradaban secara besar-besaran dan masif. Anak dari kedua pengusaha tadi merupakan salah satu tokoh yang akan mengisi perubahan besar tersebut. Bahkan setelah beberapa tahun berlalu, dan perusahan kertas itu tumbuh menjadi perusahaan raksasa, mereka mulai berani membuka diri mengenai visi dan misi mereka untuk membangun infrastruktur-infrastruktur dimana bangunan tersebut memungkinkan masyarakat untuk menerima kecanggihan teknologi metafisika. Dalam waktu yang singkat mereka telah membangun lingga dan yoni di setiap penjuru negeri. Bahkan dalam satu kabupaten ada beberapa bangunan lingga yoni. Menurut pengusaha perusahaan kertas itu, pembangunan lingga yoni bertujuan untuk memanggil kekuatan semesta supaya melindungi dan membangkitkan kekuatan dan kejayaan imperium Nuswantara.

Para pengusaha ini juga semakin gencar membuat seminar dan diskursus terkait klenik, metafisika, supranatural, dan mistik dengan ilmu pengetahuan. Mereka menyandingkan teori getaran atau string theory untuk memahamkan masyarakat tentang adanya dimensi-dimensi yang saling berhubungan. Pengusaha ini juga mengumpulkan kembali naskah-naskah kuno yang berada di luar negeri, sehingga generasi muda di negeri ini dapat mempelajarinya. Mereka juga membeli kembali semua hasil peradaban nenek moyang bangsa ini yang berada di luar negeri. Mereka mengusahakannya melalui berbagai macam cara. Misalnya melalui pembelian saham, penjualan lukisan, hingga dengan perlombaan dan parade perdamaian atau konferensi. Pengusaha adalah garda depan ekonomi, karena itu sumbangsih mereka dalam bidang metafisika adalah melalui ekonomi. Secara substansi mereka bisa disebut sebagai pengusaha metafisika karena mampu menjadikan metafisika, klenik, mistik, dan Nuswantara sebagai visi dan misi mereka. Bahkan pemimpin perusahaan ini pun tidak malu lagi bila harus bertemu kedua orang tuanya. Karena saat ini ia sudah melampaui pasangan pengusaha tersebut.

Para pengusaha ini mempunyai visi dan misi yang besar. Paradigma tentang metafisika yang sudah tertanam dan berkembang di masyarakat sudah mulai pudar. Revolusi paradigma telah dilancarkan. Masyarakat mulai kebingungan mencari pegangan. Inilah zaman dimana gara-gara muncul. Maka para pengusaha ini semakin mempererat genggaman tangan mereka untuk menyembut zaman pencerahan setelah adanya fase gara-gara ini. Mereka sangat yakin bahwa fase ini memang harus ada untuk menyeleksi manusia-manusia yang pantas untuk menyaksikan masa depan bangsa Nuswantara yang sangat cerah. Sebuah zaman dimana kecanggihan teknologi bersatu dengan kebijaksanaan mistik kuno. Para pengusaha pun kemudian menjalin hubungan dengan para budayawan, seniman, pengajar sekaligus pendidik. Mereka inilah para kesatria bangsa Nuswantara. Walaupun banyak masyarakat yang lebih mengenal mereka sebagai pengusaha metafisika, tetapi mereka tidak marah, karena memang itulah tujuan awal mereka. Berdasarkan perhitungan mereka masa pencerahan itu akan datang di tahun 2027.

Pengusaha Perusahaan Metafisika

Pengusaha-pengusaha semakin mempersiapkan infrastruktur dan sistem supaya sang kesatria yang terpilih dapat memimpin bangsa ini menjadi mercusuar dunia. Sehingga ke depannya para pengusaha metafisika ini pun akan merajai dunia. Mereka akan menciptakan sebuah tata dunia baru yang membuat seluruh masyarakat mendapatkan kesejahteraan sosial. Saat ini para pengusaha metafisika ini sedang berusaha mencari pemimpin yang akan membawa bangsa ini menuju zaman kebahagiaan. Sebuah zaman dimana tidak ada lagi orang yang menderita karena kemiskinan di negara ini. Zaman dimana pancasila benar-benar ditegakkan sebagai dasar negara. Pengusaha metafisika ini akan terus mengupayakan yang terbaik untuk nusa dan bangsanya.

Para pengusaha ini enggan menukar impian dan harapan mereka dengan uang atau pun harta. Senyum rakyat Nuswantara adalah harapan dan impian yang selalu mereka bawa dan jaga di lubuk hati dan sanubari mereka. Kini pengusaha metafisika ini akan membuat pergerakan yang sangat mendasar bagi bangkitnya imperium Nuswantara. Pemimpin perusahaan ini akan memetakan seluruh kesatria yang berada di bumi pertiwi dan yang sedang berada di luar negeri. Dengan membuat jejaring, maka akan lebih mudah untuk berkomunikasi dan menentukan langkah-langkah serta strategi yang harus diambil untuk kebangkitan Nuswantara memimpin seluruh dunia dan semesta.

Pengusaha ini masuk dalam list Panama Papers:
https://offshoreleaks.icij.org/nodes/12167896
https://offshoreleaks.icij.org/nodes/12203676
https://offshoreleaks.icij.org/nodes/110978

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *