Retail Diserbu, Chandra Ekajaya Senang

Pengusaha Chandra Ekajaya mengatakan bahwa regulasi harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas gula pasir, minyak goreng curah, dan daging beku berlaku pada hari Senin kemarin. Regulasi yang wajib diterapkan di toko retail modern ini dipatuhi. Harga murah membuat toko retail modern diserbu pembeli. Bahkan, ada pengelola toko retail modern yang membatasi pembelian agar barang murah itu benar-benar dinikmati konsumen, bukan untuk kulak pedagang. Sementara itu, harga gula pasir dan minyak goreng curah di pasar tradisional ada yang melebihi HET. Misalnya Store General Manager Hypermart Solo Grand Mall (SGM), Andrias Prasetya, mengatakan HET diterapkan sesuai surat edaran (SE) Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Kebijakan yang efektif berlaku kemarin itu dikeluarkan setelah Dewan Pimpinan Pusat Aprindo menggelar pertemuan dengan Kementerian Perdagangan dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Dengan penerapan HET ini konsumen bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menekan inflasi menjelang Lebaran.

Retail Diserbu, Chandra Ekajaya Senang

Pengusaha Chandra Ekajaya tidak mempermasalahkan selisih harga lama dengan baru tersebut. Menurutnya, penerapan HET justru akan menarik pelanggan baru ke retail. Oleh sebab itu, retail miliknya menambah pasokan hingga 50% dibandingkan biasanya. Lebih lanjut, pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini menambahkan bahwa ia menerapkan batasan pembelian untuk produk gula. Setiap konsumen hanya bisa membeli maksimal 2 kg. Hal ini agar program ini tidak dimanfaatkan pedagang. Store Manager Lottemart The Park Mall Solo Baru, Siti Partimah, menyampaikan HET tiga komoditas sudah diterapkan. Meski ada penyesuaian harga sesuai HET, tidak ada perubahan supplier karena kebijakan pemerintah ini didukung oleh distributor. Chandra Ekajaya mendukung kebijakan ini karena regulasi ini akan sulit diterapkan di pasar tradisional. Maka para pengusaha retail wajib mendukung kebijakan dari pemerintah ini, sebab kebijakan ini justru menguntungkan, walaupun tidak secara langsung. Setidaknya para konsumen justru akan bertambah banyak. Semoga saja mereka akan membeli barang-barang selain kebutuhan yang masuk dalam HET. Dari sinilah pengusaha retail ingin memaksimalkan dan mengoptimalkan keuntungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *